Menatap HUT RI ke-81, IWO Nagan Raya Rawat Nasionalisme Lewat Jurnalisme dan Aksi Sosial

Caption : Caption: Muhammad Hasanudin Sekretaris PD IWO Nagan Raya, foto dokumentasi Sergap.co.id/M. Adhar, Sabtu (15/08/2026).

SERGAP.CO.ID

KAB. NAGAN RAYA, || Tujuh belas Agustus selalu menjadi penanda penting dalam perjalanan bangsa. Di balik upacara, lomba, dan kibaran bendera Merah Putih, ada pengingat tentang harga kemerdekaan yang ditebus dengan pengorbanan.

Bacaan Lainnya

Di Kabupaten Nagan Raya, peringatan HUT RI ke-81 tahun ini diisi dengan cara berbeda oleh insan pers. Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Nagan Raya memilih turun langsung ke masyarakat untuk merayakan kemerdekaan.

Sekretaris PD IWO Nagan Raya, Muhammad Hasanudin, mengatakan kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan harus terus dirawat oleh generasi sekarang. Salah satunya melalui karya nyata di lapangan.

“Kemerdekaan adalah warisan berharga. Tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan kerja nyata, rasa syukur, dan menjaga persatuan. Jangan sampai semangat itu padam,” kata Hasanudin pada Wartawan di Suka Makmue, Sabtu (15/8/2026).

Ia menegaskan, tantangan bangsa saat ini sudah berubah. Jika dulu melawan penjajah, kini tantangan utamanya adalah menjaga persatuan di tengah derasnya informasi, hoaks, dan individualisme.

Untuk itu, PD IWO Nagan Raya merancang sejumlah kegiatan. Mulai dari liputan khusus sejarah perjuangan, publikasi profil tokoh lokal, hingga peliputan rangkaian acara kemerdekaan di 10 kecamatan se-Nagan Raya.

“Kami ingin wartawan online hadir di tengah masyarakat. Mendokumentasikan semangat warga di gampong-gampong saat upacara dan lomba 17-an adalah bentuk kontribusi kami,” jelas Hasanudin.

Selain peliputan, PD IWO Nagan Raya juga akan menggelar aksi sosial. Bentuknya adalah pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah titik strategis.

“Bendera itu simbol sederhana. Tapi harapannya bisa menumbuhkan lagi rasa cinta tanah air dan mengingatkan kita bahwa kemerdekaan ini mahal harganya,” ujarnya.

Hasanudin juga mengajak generasi muda Nagan Raya untuk tidak melupakan sejarah. Menurutnya, gotong royong dan semangat kebangsaan harus terus dijaga agar Indonesia tetap kuat.

Ia berharap, melalui kegiatan ini soliditas anggota IWO Nagan Raya semakin kuat. Sekaligus mempertegas peran pers online sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pembangunan daerah.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Dari Nagan Raya untuk Indonesia,” tutupnya.

(H@r).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *