KAB. PESSEL || Bunda PAUD Kabupaten Pesisir Selatan, Dr. Hj. Lisda Hendrajonii S.E., M.M.Tr bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar kegiatan Bunda PAUD Bercerita sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak usia dini. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Pantai Selayang Pandang, Kecamatan Bayang, Selasa (3/8/2026).
Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari satuan PAUD yang berasal dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, Bayang Utara, IV Jurai, dan Batang Kapas. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh antusias didampingi guru serta orang tua.
Suasana semakin semarak ketika Lisda Hendrajoni memasuki lokasi kegiatan mengenakan kostum tokoh dongeng Cinderella. Penampilan tersebut sontak menarik perhatian anak-anak yang tampak antusias menyambut kehadiran Bunda PAUD.
Dengan mengenakan gaun berwarna biru khas Cinderella, Lisda menyapa anak-anak sebelum memulai sesi mendongeng. Cara tersebut sengaja dilakukan untuk membangun kedekatan emosional sekaligus menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini.
Dalam kesempatan itu, Lisda membawakan kisah Cinderella yang dipadukan dengan cerita tentang seekor kelinci. Dongeng disampaikan secara interaktif dengan melibatkan anak-anak untuk menjawab pertanyaan, menebak alur cerita, hingga menirukan ekspresi tokoh yang diperankan.
Anak-anak terlihat larut dalam cerita. Sesekali mereka tertawa, bertepuk tangan, hingga berebut menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Lisda selama sesi mendongeng berlangsung.
Lisda mengatakan, kegiatan Bunda PAUD Bercerita merupakan salah satu upaya membangun budaya literasi sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan mendengarkan cerita akan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan kegiatan membaca.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita bekali sejak dini dengan kebiasaan membaca. Melalui kegiatan bercerita seperti ini, mereka belajar berimajinasi, mengenal nilai-nilai kehidupan, dan yang paling penting menumbuhkan rasa cinta terhadap buku. Semoga budaya literasi ini terus tumbuh, baik di sekolah maupun di rumah bersama keluarga,” ujar Lisda Hendrajoni.
Ia menjelaskan, mendongeng tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter. Berbagai pesan seperti kejujuran, keberanian, kepedulian, kerja sama, dan rasa percaya diri dapat ditanamkan kepada anak melalui cerita yang sederhana dan mudah dipahami.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.
Melalui kegiatan bercerita, anak-anak diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa, memperkaya kosakata, melatih daya imajinasi, meningkatkan konsentrasi, serta membangun kemampuan berpikir kritis sejak dini. Aktivitas mendengarkan cerita juga dinilai mampu mempererat ikatan emosional antara anak dan orang dewasa.
Program Bunda PAUD Bercerita dirancang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai gerakan bersama untuk membangun budaya literasi di lingkungan keluarga maupun satuan pendidikan. Orang tua diharapkan ikut meluangkan waktu membacakan cerita kepada anak di rumah sebagai bagian dari pembiasaan positif.
Kegiatan Bunda PAUD Bercerita ini dijadwalkan dilaksanakan sebanyak tiga kali dengan pembagian wilayah berdasarkan kedekatan kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta didik PAUD di seluruh daerah.
Melalui pelaksanaan secara bertahap tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap budaya membaca dan literasi dapat tumbuh sejak usia dini, sehingga melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
(WH).






