DJP Jakarta Pusat Bekali UMKM Teknik Foto Produk, Dorong Daya Saing di Era Digital

SERGAP.COID

JAKARTA, || Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kegiatan Business Development Services (BDS) bertema “Foto Produk Berkualitas, Usaha Makin Naik Kelas”, DJP membekali pelaku UMKM dengan keterampilan fotografi produk dan pemahaman akses pembiayaan guna meningkatkan daya saing usaha di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang digelar di Aula KPP Pratama Tanah Abang Dua, Kamis (16/7), diikuti oleh perwakilan pelaku UMKM yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Pusat. Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan rutin Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan nilai tambah kepada wajib pajak, khususnya pelaku UMKM.

Berbeda dengan fungsi utamanya sebagai institusi penghimpun penerimaan negara, melalui Business Development Services DJP juga berupaya hadir sebagai mitra yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan lebih kompetitif di pasar.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pelatihan mengenai teknik menghasilkan foto produk yang menarik menggunakan telepon pintar. Materi disampaikan oleh fotografer profesional Ilham Hanifa, yang membagikan berbagai teknik dasar fotografi produk mulai dari pemanfaatan pencahayaan, pengaturan komposisi, penataan produk, hingga pemilihan sudut pengambilan gambar yang mampu meningkatkan nilai jual produk.

Tak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik penyuntingan foto menggunakan aplikasi yang mudah diakses melalui telepon pintar. Dengan demikian, pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan konten visual berkualitas secara mandiri untuk dipublikasikan di berbagai platform digital maupun media sosial.

Menurut DJP, kemampuan menghadirkan foto produk yang profesional menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Di era perdagangan elektronik yang semakin berkembang, tampilan visual sering kali menjadi kesan pertama yang menentukan keputusan pembelian calon pelanggan.

Selain materi pemasaran digital, kegiatan tersebut juga menghadirkan Siti Syamsiah, Area Micro & Pawning Manager BSI, yang memberikan edukasi mengenai alternatif pembiayaan bagi UMKM. Peserta diperkenalkan pada berbagai skema pembiayaan formal, persyaratan administrasi, hingga langkah-langkah yang perlu dipersiapkan agar lebih mudah memperoleh akses permodalan sesuai kebutuhan usaha.

Penyuluh Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Jakarta Pusat, Herman Setyawan, mengatakan Business Development Services merupakan salah satu bentuk komitmen Direktorat Jenderal Pajak dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui peningkatan kompetensi dan kapasitas pelaku usaha.

“Melalui kegiatan Business Development Services ini, kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya semakin memahami pentingnya menghasilkan foto produk yang menarik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk memasarkan produknya secara lebih efektif. Kami ingin kehadiran DJP dapat memberikan nilai tambah bagi wajib pajak melalui pendampingan yang mendukung pertumbuhan usaha sehingga UMKM dapat terus berkembang dan naik kelas,” ujar Herman.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan perpajakan secara sukarela seiring berkembangnya usaha para wajib pajak.

Di sisi lain, pelatihan seperti ini juga menjadi respons atas perubahan pola pemasaran yang kini semakin bergeser ke platform digital. Persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM tidak hanya memiliki produk berkualitas, tetapi juga kemampuan mempresentasikan produknya secara menarik agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Meski demikian, peningkatan kualitas foto produk dan akses pembiayaan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan UMKM. Konsistensi menjaga kualitas produk, pelayanan kepada pelanggan, inovasi, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar tetap menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat agar usaha mampu bertahan dan berkembang.

Melalui kombinasi pelatihan fotografi produk, edukasi pemasaran digital, serta pemahaman mengenai akses pembiayaan, Kanwil DJP Jakarta Pusat berharap para pelaku UMKM memiliki bekal yang lebih komprehensif dalam mengembangkan usahanya. Dengan kapasitas yang semakin baik, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat basis penerimaan negara melalui kepatuhan perpajakan yang berkelanjutan.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *