Pencegahan Kekerasan Jadi Fokus, Unit PPA Polres Sumba Barat Jadi Narasumber Koordinasi Lintas Sektor

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA BARAT, || Upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak terus didorong melalui sinergi lintas sektor. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumba Barat menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor Perlindungan Perempuan dan Anak yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Loli, Desa Doka Kaka, Kabupaten Sumba Barat, Senin (29/6/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan, penanganan, dan perlindungan terhadap perempuan serta anak yang menjadi korban maupun berhadapan dengan persoalan hukum.

Acara dibuka oleh Kepala DP5A Kabupaten Sumba Barat, Yehuda Malorung, S.Pd. Sementara itu, Banit Idik IV Unit PPA Satreskrim Polres Sumba Barat, Briptu Adel Pewali, S.H., hadir sebagai narasumber bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sumba Barat.

Dalam pemaparannya, Briptu Adel Pewali menjelaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Menurutnya, penanganan kasus kekerasan tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh pihak memiliki kepedulian yang sama dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sinergi yang kuat akan mempercepat penanganan kasus sekaligus meningkatkan upaya pencegahan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, kegiatan ini menjadi forum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjalankan program perlindungan perempuan dan anak. Pemerintah berharap setiap unsur dapat menjalankan perannya sesuai kewenangan sehingga pelayanan kepada korban dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.

Koordinasi tersebut juga menjadi wadah edukasi bagi para peserta mengenai mekanisme pelaporan, pendampingan korban, serta langkah-langkah preventif untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Sumba Barat.

Kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Camat Loli, para kepala desa se-Kecamatan Loli, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta personel Unit PPA Satreskrim Polres Sumba Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem perlindungan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui forum koordinasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya pencegahan serta penanganan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *