MUARA ENIM, SUMSEL, || Ballroom Evi Medaria menjadi saksi lahirnya ikon generasi muda baru Bumi Serasan Sekundang. Pada malam Grand Final yang berlangsung meriah, Kamis malam (4/6/2026), Rayen Kayana Putra Hakim (Rayen) dan Sherly Agustin Ramadani (Cece), resmi dinobatkan sebagai Bujang dan Gadis Muara Enim 2026.
Pasangan ini berhasil mengungguli 15 pasang finalis lainnya setelah melewati persaingan ketat yang menguji kapasitas, kecerdasan, dan karakter terbaik mereka. Kemenangan Rayen dan Cece menandai estafet baru duta wisata daerah, menggantikan Attalah Zahran dan Harizan Syifa Rahmania, pemenang Bujang Gadis Muara Enim edisi tahun 2024. Kemeriahan acara malam puncak ini kian terasa dengan kehadiran artis ibu kota, Tisya Tika KDI, yang menghibur para undangan.
Malam puncak pemilihan ini dihadiri langsung oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum. bersama Wakil Bupati, Ir. Hj. Sumarni, M.Si. serta jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Bupati H. Edison yang hadir didampingi Ketua TP PKK Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd. menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kontes kecantikan atau bakat, melainkan langkah konkret pemerintah dalam kaderisasi generasi muda yang berkarakter.
“Kami berharap para pemenang dan seluruh finalis dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan potensi pariwisata, kekayaan budaya, serta produk unggulan UMKM Muara Enim melalui kreativitas teknologi dan media sosial,” ujar Bupati Edison.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan agar para pemenang tidak cepat berpuas diri dengan gelar yang diraih. Mereka dituntut untuk terus menjadi inspirasi positif bagi pemuda lainnya, sekaligus menjadi benteng dalam menjaga kelestarian adat istiadat dan nilai-nilai luhur daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Menutup rangkaian acara yang penuh haru, Rayen dan Cece menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan. Sebagai penyandang gelar baru, keduanya langsung bersiap tancap gas dengan visi yang konkret.
Mereka berkomitmen untuk mengemban tanggung jawab ini dengan menjalankan program advokasi bertajuk YIE (Youth, Entrepreneur, Innovation). Melalui program ini, Rayen dan Cece berencana memanfaatkan potensi besar generasi muda Muara Enim untuk berinovasi demi memajukan perekonomian daerah, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM.
(Kris)






