SUMBA BARAT, NTT, || Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan anjangsana yang dilakukan Kodim 1613/Sumba Barat bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVIII ke Panti Asuhan SCMM St. Yosef Waikabubak, Kelurahan Komerda, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kodam IX/Udayana ke-69 Tahun 2026. Selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam, kegiatan itu juga menjadi bentuk kepedulian sosial TNI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan.
Rombongan Kodim 1613/Sumba Barat disambut langsung oleh pengurus panti dan anak-anak asuh dengan penuh antusias. Kehadiran anggota TNI bersama Persit KCK menghadirkan suasana akrab yang dipenuhi canda, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kodim 1613/Sumba Barat menyerahkan bantuan tali asih berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan lainnya untuk mendukung kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan.
Komandan Kodim 1613/Sumba Barat Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han mengatakan kegiatan sosial itu merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan sosial.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu dan memberikan semangat kepada anak-anak panti asuhan serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, momentum peringatan HUT Kodam IX/Udayana tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat di wilayah.
Anak-anak panti asuhan tampak bahagia menerima kunjungan dan perhatian yang diberikan. Beberapa di antaranya terlihat aktif berinteraksi dengan anggota TNI dan Persit selama kegiatan berlangsung.
Pihak pengurus panti asuhan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Kodim 1613/Sumba Barat. Bantuan yang diberikan dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak asuh sekaligus memberikan motivasi dan perhatian moral kepada mereka.
Di sisi lain, pengamat sosial menilai kegiatan anjangsana seperti ini memiliki dampak positif dalam memperkuat hubungan sosial antara institusi negara dan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai mampu membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial.
Namun demikian, perhatian terhadap anak-anak panti asuhan dinilai tidak cukup hanya melalui bantuan sesaat. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, maupun masyarakat untuk memastikan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan pembinaan anak-anak dapat terpenuhi secara optimal.
Kegiatan sosial yang melibatkan TNI dan organisasi Persit juga dianggap menjadi contoh kolaborasi dalam membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kodim 1613/Sumba Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Sumba Barat.
Melalui kegiatan anjangsana dan pemberian tali asih tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terus terjaga dan semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat.
(Ms)






