Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Karita Bantu Panen Padi

SERGAP.CO.ID

SUMBA TIMUR NTT,|| Babinsa Koramil 04/Tabundung, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ejiman turun langsung membantu petani melaksanakan panen padi di sawah milik Guntur, warga Desa Karita, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) sekaligus bentuk dukungan TNI AD terhadap sektor pertanian masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan panen itu, Sertu Ejiman tampak ikut bekerja bersama petani di sawah. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian dinilai tidak hanya membantu meringankan pekerjaan warga, tetapi juga menjadi bentuk motivasi agar petani tetap semangat mengelola lahan pertanian di tengah tantangan sektor pangan.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI melalui aparat kewilayahan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain membantu proses panen, Babinsa juga rutin melakukan pendampingan mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga pemeliharaan tanaman.

Sertu Ejiman mengatakan keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hasil panen petani semakin meningkat sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tabundung,” ujarnya.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan. Karena itu, kolaborasi antara petani, pemerintah dan aparat kewilayahan dinilai perlu terus diperkuat agar produktivitas pertanian dapat meningkat secara berkelanjutan.

Di sisi lain, para petani mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam kegiatan panen. Selain memberikan dukungan tenaga, keterlibatan aparat TNI juga dianggap memberi semangat dan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat tani.

“Kalau ada Babinsa ikut turun ke sawah, kami merasa diperhatikan. Pekerjaan juga jadi lebih ringan,” kata salah seorang petani di lokasi.

Meski demikian, sejumlah warga berharap dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya dilakukan melalui pendampingan lapangan, tetapi juga dibarengi perhatian terhadap kebutuhan petani seperti ketersediaan pupuk, perbaikan irigasi dan stabilitas harga gabah saat musim panen.

Pengamat pertanian lokal menilai keterlibatan Babinsa dalam program pendampingan pangan cukup membantu menjaga semangat petani di desa. Namun, peningkatan produktivitas pertanian tetap membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk akses teknologi pertanian dan pasar yang lebih baik bagi hasil panen masyarakat.

Kegiatan panen berlangsung aman dan penuh kebersamaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung terciptanya ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *