Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Satlantas Polres Malang Fasilitasi Penerbitan SIM D bagi Penyandang Disabilitas

SERGAP.CO.ID

KAB. MALANG, || Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 dimanfaatkan Satpas Prototype Satlantas Polres Malang untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah disabilitas. Sebanyak 12 penyandang disabilitas asal Kabupaten Malang mengikuti proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) D di Satpas Satlantas Polres Malang, Rabu (20/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan dan berkebutuhan khusus.

Dalam proses penerbitan SIM D, para peserta menjalani tahapan sebagaimana pemohon SIM pada umumnya. Mulai dari registrasi administrasi, ujian teori, hingga ujian praktik berkendara dilakukan sesuai prosedur dan standar yang berlaku.

Meski demikian, Satlantas Polres Malang memastikan seluruh layanan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan aksesibilitas bagi para penyandang disabilitas. Petugas juga memberikan pendampingan selama proses berlangsung guna memastikan peserta dapat mengikuti tahapan dengan nyaman dan aman.

Kasat Lantas Polres Malang AKP M. Alief Chelvin Aliska, S.T.R.K., mengatakan bahwa pelayanan penerbitan SIM D tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional.

“Pelaksanaan penerbitan SIM D ini merupakan bentuk pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat. Para pemohon disabilitas tetap mengikuti tahapan ujian teori maupun praktik sesuai ketentuan yang berlaku sebagaimana pemohon umum lainnya. Namun demikian, kami juga memastikan pelayanan yang diberikan tetap humanis dan ramah disabilitas,” ujar AKP M. Alief Chelvin Aliska.

Ia menambahkan, Satlantas Polres Malang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, pelayanan yang inklusif menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat Polri Presisi yang profesional, modern, dan terpercaya.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pelayanan kepolisian, termasuk dalam penerbitan SIM bagi penyandang disabilitas,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah peserta mengaku terbantu dengan pelayanan yang diberikan Satpas Satlantas Polres Malang. Selain fasilitas yang dinilai lebih aksesibel, para peserta juga merasa nyaman karena adanya pendampingan dari petugas selama mengikuti tahapan ujian.

Salah seorang peserta mengaku proses pelayanan berlangsung tertib dan tidak mempersulit pemohon disabilitas selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Pelayanannya baik dan petugas membantu memberikan arahan selama proses ujian. Kami merasa lebih nyaman,” ungkap salah satu peserta.

Pelayanan penerbitan SIM D sendiri merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam berkendara secara legal dan aman di jalan raya. SIM D diperuntukkan bagi pengendara berkebutuhan khusus yang telah memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, serta kemampuan berkendara.

Di sisi lain, Satlantas Polres Malang menegaskan bahwa standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam proses penerbitan SIM, baik bagi pemohon umum maupun penyandang disabilitas. Karena itu, seluruh peserta tetap diwajibkan mengikuti mekanisme ujian sesuai aturan yang berlaku.

Kegiatan pelayanan SIM D tersebut berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan pelayanan publik yang lebih inklusif, humanis, dan memberikan ruang kesetaraan bagi seluruh masyarakat.

(Yusuf Kurniawan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *