Terindikasi Tilep Dana BumNag, Yusrizal: Saya tidak Terlibat 

SERGAP.CO.ID

KAB. PESSEL, || Sejumlah Walinagari di Kabupaten Pesisir Selatan telah memasuki masa Bhakti dan berakhir masa jabatan sebagai Walinagari.

Bacaan Lainnya

Telah berakhir masa jabatannya tentu segala bentuk laporan keuangan pemerintah bakal diperiksa oleh insfektorat Kabupaten Pesisir Selatan.

Pemeriksaan tersebut merupakan langkah pertanggungjawaban sebagai Walinagari selama menjabat.

Namun, berdasarkan informasi yang didapat oleh media adanya dugaan penyelewengan dana BumNag yang bersumber dari Dana Desa tahun’ anggaran 2025 yang diperuntukkan untuk ketahanan pangan.

Seperti halnya dinagari Gurunpanjang Selatan Kecamatan Bayang, tidak berjalan sesuai aturan yang ada.

“Uang sudah ditransfer oleh nagari ke rekening Bumnag setempat pada tahun kemarin sebanyak lebih kurang Rp 173 juta, uang tersebut sudah masuk ke rekening Bumnag dan semestinya pada saat itu kegiatan ketahanan pangan berjalan,” kata Yusrizal mantan Walinagari Gurunpanjang Selatan saat dihubungi media ini, Jum’at (15/6/2026).

Lebih lanjut Yusrizal mengatakan, sebagai Walinagari saya sejak tahun lalu sudah memperingatkan kepada pengurus Bumnag agar uang tersebut dijalankan sesuai aturan.

“Kita sudah mengingatkan pengurus agar dilaksanakan semestinya, dan sesuai peruntukan agar pembangunan dinagari berjalan dengan baik, namun justru hingga sekarang tidak terlaksana, dan dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi ketua Bumnag,” terang Yusrizal.

Tidak hanya itu, Yusrizal juga menyebutkan, karena masa jabatan saya telah berakhir, saya bakal diperiksa oleh insfektorat Kabupaten Pesisir Selatan, dan saya sudah sampaikan kepada ketua Bumnag agar uang tersebut ditransfer ke rekening Bumnag.

“Saya dengan tegas menyatakan kepada ketua Bumnag agar uang sebanyak Rp 173 juta tersebut dikembalikan ke rekening Bumnag, agar jangan sampai masyarakat menuding saya menyelewengkan dana tersebut dan saya tidak terlibat,” tutupnya.

Terpisah, Ketua BumNag Nagari Gurunpanjang Selatan Mendra saat dihubungi media tidak ada jawaban didapat.

(WH).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *