KAB.SUMBA TENGAH NTT, || Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si menghadiri ibadah Pentabisan Pendeta GKS Jemaat Galurusa Pendeta Agustinus Tapu Lela, S.Th sekaligus peresmian pemekaran Klasis Waimahingaru yang berlangsung di Gedung Ibadah GKS Jemaat Galurusa, Desa Okawacu, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Selasa (31/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Protokol, serta Camat Katiku Tana Selatan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Sinode GKS, Sekretaris Umum Sinode GKS, Ketua II BPMS GKS, Ketua Perwakilan Sinode GKS wilayah Sumba Tengah dan Sumba Barat, para pendeta se-GKS, para vikaris, guru injil, penatua, diaken, fungsionaris GKS, perwakilan Polsek Katiku Tana, Kepala Desa Okawacu, serta jemaat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Umbu Djoka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa seluruh proses persiapan hingga hari pelaksanaan bukanlah hal yang mudah, sehingga patut disyukuri bersama.
“Sebagai bagian dari fungsionaris GKS, saya merasa bangga karena kita terus bertambah, baik jemaat maupun klasis,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa momentum ini semakin bermakna karena berada dalam suasana menjelang perayaan Jumat Agung dan Paskah. Menurutnya, peristiwa tersebut mengingatkan umat akan pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib serta kemenangan atas maut melalui kebangkitan-Nya.
“Kiranya semangat pengorbanan Kristus menjadi inspirasi dalam pelayanan, dan sukacita Paskah menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Nilai pengorbanan, kasih, dan pengharapan harus menjadi dasar dalam setiap pelayanan dan pengabdian,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga memohon dukungan doa dari seluruh jajaran Gereja Kristen Sumba agar pemerintah daerah tetap mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Ia turut memaparkan beberapa program strategis daerah, seperti PK POM sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi rumah tangga. Selain itu, terdapat program Rumah Mandiri, Beasiswa Abadi, serta penyediaan Air Bersih.
Lebih lanjut, Umbu Djoka mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup hemat, khususnya dalam budaya kawin-mawin dan kedukaan, guna mengurangi beban ekonomi keluarga.
“Pola hidup hemat harus mulai dari diri sendiri. Ini penting agar kita tidak terbebani secara ekonomi,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumba Tengah menyampaikan ucapan selamat kepada jemaat GKS Galurusa atas pentabisan pendeta baru serta pemekaran klasis.
“Kepada jemaat GKS Galurusa, selamat berbahagia atas pengukuhan pelayan Tuhan hari ini. Kepada pimpinan Sinode GKS, selamat atas bertambahnya seorang pendeta dalam lingkup Gereja Kristen Sumba,” tutupnya.
Ia berharap Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati pelayanan pendeta yang baru ditahbiskan, memberkati jemaat Galurusa, serta memberkati Klasis Waimahingaru dalam setiap karya pelayanannya.
(Ms)






