Dari Pengamanan ke Ketahanan Pangan, Babinsa Karera Dampingi Petani Olah Lahan

SERGAP.CO.ID

SUMBA TIMUR, || Babinsa Koramil 06/Karera, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Junus Ratu mendampingi para petani dalam menyiapkan lahan pertanian menggunakan traktor di Desa Kakaha, Kecamatan Ngadu Ngala, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (7/3/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pendampingan ketahanan pangan di wilayah binaan sekaligus membantu petani mempercepat proses pengolahan lahan sebelum memasuki masa tanam.

Pendampingan berlangsung di area lahan pertanian milik warga yang tengah dipersiapkan untuk penanaman padi dan komoditas lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama para petani mengoperasikan traktor untuk menggemburkan tanah agar siap ditanami.

Penggunaan alat pertanian modern seperti traktor dinilai mampu mempercepat proses pengolahan lahan dibandingkan metode tradisional yang memerlukan waktu lebih lama.

Selain itu, pengolahan lahan dengan alat modern juga membantu petani menghemat tenaga sekaligus meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.

Sertu Junus Ratu mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah desa binaan.

Menurutnya, TNI melalui Babinsa memiliki peran dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara Babinsa dan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

Para petani di Desa Kakaha menyambut baik pendampingan yang dilakukan Babinsa dalam kegiatan pengolahan lahan tersebut.

Menurut mereka, kehadiran Babinsa membantu mempercepat pekerjaan sekaligus memberikan dorongan semangat bagi petani dalam mempersiapkan musim tanam.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin sehingga sektor pertanian di Desa Kakaha dapat berkembang dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di wilayah Sumba Timur.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *