KAB. KARAWANG, || Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Tarawih Keliling (Tarling) ke-6 di Masjid Al Hamidiah, Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Ramadan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Tarawih Keliling tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Karawang bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lemahabang, serta unsur Muspika setempat. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun kedekatan dengan warga.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan kepedulian sosial. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci.
“Kita harus bersyukur karena hari ini kita masih diberikan kenikmatan dan keberkahan untuk bertemu kembali dengan Ramadan. Momentum ini adalah waktu terbaik untuk memperkuat ibadah dan kepedulian kita,” ujar Bupati.
Bupati menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pembentukan karakter dan pendidikan jiwa. Ramadan, menurutnya, harus mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan peduli terhadap sesama.
Dalam sesi tausiah atau kultum, disampaikan pula bahwa puasa memiliki dimensi sosial yang kuat. Umat diajak meningkatkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat sekitar, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Selain menjadi ajang ibadah bersama, Tarawih Keliling juga menjadi sarana dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menyerap aspirasi serta memperkuat sinergi pembangunan di tingkat desa dan kecamatan.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Bupati memborong dagangan maranggi khas Lemahabang untuk dinikmati bersama. Langkah tersebut disambut antusias warga dan menjadi simbol dukungan terhadap pelaku UMKM lokal.
Camat Lemahabang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Pulojaya sebagai lokasi Tarling ke-6. Ia berharap kehadiran pimpinan daerah membawa dampak positif bagi semangat gotong royong masyarakat.
Melalui Tarawih Keliling ke-6 ini, Pemkab Karawang menegaskan komitmennya menjadikan Ramadan bukan hanya sebagai ritual tahunan, tetapi sebagai momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.






