Milad Ke-10 Bundo Kanduang IKM Tasikmalaya, Silaturahmi dan Doa Sambut Ramadhan

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya menggelar Tasyakuran 10 Tahun yang dirangkaikan dengan doa bersama dan silaturahmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Minggu (08/02/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Bundo Jasnimar/Haji Zul Jam Gadang Dadaha, Kota Tasikmalaya, dan berlangsung dalam suasana khidmat, religius, serta penuh kekeluargaan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT), Syahrial Koto, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap eksistensi Bundo Kanduang sebagai wadah perempuan Minang di perantauan.

Dalam sambutannya, Syahrial Koto menegaskan bahwa Bundo Kanduang merupakan organisasi sayap di bawah naungan IKMT yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai adat, budaya, dan memperkuat ketahanan keluarga Minangkabau di rantau.

Menurutnya, keberadaan Bundo Kanduang tidak hanya menjadi ruang silaturahmi kaum ibu Minang, tetapi juga berperan penting sebagai penjaga jati diri Minangkabau di tengah dinamika kehidupan perantauan.

Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Tasikmalaya, Yusra Marnita, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung seluruh program IKMT, termasuk program strategis pembangunan Masjid IKMT.

 

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dan kesolidan dengan tetap melestarikan budaya Minangkabau yang berlandaskan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

Yusra Marnita menekankan bahwa Bundo Kanduang sebagai pilar utama dalam keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai adat, budaya, dan agama kepada generasi penerus Minangkabau.

“Anak-anak Minang di rantau harus tetap mengenal jati diri dan tanah kelahirannya, meskipun tumbuh dan hidup jauh dari kampung halaman,” ujarnya.

Pada momentum milad ke-10 ini, Yusra Marnita juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dan tamu undangan atas kebersamaan dan partisipasi aktif selama satu dekade perjalanan Bundo Kanduang Tasikmalaya.

Ia berharap, memasuki usia satu dekade, Bundo Kanduang Tasikmalaya semakin matang secara organisasi, semakin tertata dalam program kerja, dan semakin berkontribusi dalam membangun keharmonisan keluarga Minang di perantauan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah dan siraman rohani Islam yang disampaikan oleh Ustaz Faqih, yang mengajak seluruh hadirin mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut Bulan Suci Ramadan.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar Bundo Kanduang Tasikmalaya terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Minang dan kehidupan sosial di Kota Tasikmalaya.

(Red)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *