Perumda Kota Kupang Pastikan Air Memenuhi Standar dan Dapat Diakses Semua Warga

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Walikota Kupang dr. Christian Widodo menitipkan 4 misi strategis yakni: Mengoptimalkan sumber air, perluas pipanisasi, Sinergikan aset dengan pemerintah kabupaten Kupang, dan Penataan pegawai demi layanan air bersih yang lebih efisien dan merata kepada masyarakat. Empat misi khusus ini semacam amanat yang di emban kini mulai diterjemahkan Isidorus dalam periode berjalan.

Bacaan Lainnya

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Periode 2025/2030 Isidorus Lilijawa, S.Fil.,MM kepada media ini ada spot-spot wilayah di kota Kupang yang belum ada jaringan perumda dan hal ini yang akan ditindaklanjuti kedepan.

Kita berharap seluruh wilayah kota sudah harus ada jaringan perumda kota Kupang. Penduduk kota ini sudah hampir menjadi 500-an ribu oleh karena kota ini sebagai pusat pendidikan dan pusat usaha bisnis dan kebutuhan akan air bersih adalah prioritas utama dan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat diperlukan pengelolaan management yang baik.

Pemerintah pusat sudah membangun SPAM kali dendeng dan instalasi sudah selesai dikerjakan Dirjen cipta karya kerja sama dengan pemkot tetapi urusan pelanggan, pemkot harus membangun 15.000 pelanggan rumah dan harus dibangun selama 5 tahun dari tahun 2020 – 2025, yang sudah terbangun sekarang baru 3000 sambungan rumah jadi masih 12.000 sambungan rumah yang belum terbangun.

Terkait satu rumah mau terpasang 2 sambungan pipa baik dari PDAM Kabupaten Kupang dan Perumda Kota Kupang, dikatakannya tidak mengapa tergantung kenyamanan saja jika sanggup membayar; Pada prinsipnya kota siapa melayani jika jaringan sudah menjangkau area dimaksud.

Namun jika kita mencintai kota Kasih ada baiknya kita menjadi pelanggan air bersih Perumda Air Minum Kota Kupang sebab dengan demikian kita turut membangun kota Kupang. Langkah lain dalam hal menghadapi musim kemarau yang adalah fenomena tahunan kiranya masyarakat melakukan penghematan air, hal ini penting selain itu perlu memelihara air dengan cara menanam pohon di musim penghujan. Berbagi air juga penting dilakukan bagi warga kota Kupang yang kesulitan air terutama di musim kemarau ini.

Perumda Kota kini hadapi kesulitan oleh karena ada 3 mobil tengki air yang rusak berakibat tugas berbagi air itu praktis tidak dilakukan, kiranya kedepan sarana mobil tangki air perlu diadakan lagi guna pelayanan kasih yang lebih optimal.

Iso menggagas perlu adanya upaya pelestarian air dengan pola membendung kali Liliba dan Dendeng-Mantasi-Airmata secara berlapis menggunakan pintu air yang bisa dibuka tutup agar tersedia cadangan air kita sekaligus lokasi ini menjadi destinasi wisata kota Kupang dan berdampak pada penerimaan PAD Kota Kupang selanjutnya.

(Dessy/Advertorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *