Polres Sumba Barat Berduka, Aipda Victor Wood Dapatalu Tutup Usia

SERGAP.CO.ID

WAIKABUBAK, || Suasana duka menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumba Barat setelah salah satu anggota terbaiknya, Aipda Victor Wood Dapatalu, berpulang ke hadapan Tuhan. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU), anggota Polres, serta Bhayangkari Cabang Sumba Barat, melayat ke rumah duka di Tanah Righu, Senin (20/10/2025).

Bacaan Lainnya

Kehadiran rombongan tersebut menjadi wujud nyata rasa belasungkawa dan solidaritas keluarga besar Polres Sumba Barat kepada mendiang almarhum serta keluarga yang ditinggalkan. Tangis haru mewarnai suasana saat Kapolres dan rombongan menyampaikan doa serta penghormatan terakhir kepada almarhum.

Dalam kesempatan itu, Kapolres AKBP Yohanis Nisa Pewali menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum yang dikenal sebagai sosok berdedikasi dan berintegritas tinggi dalam bertugas.
“Atas nama keluarga besar Polres Sumba Barat, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga amal bakti dan pengabdian almarhum menjadi ladang pahala, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkap Kapolres.

Diketahui, Aipda Victor Wood Dapatalu semasa hidup menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Mamboro. Sebelum berpulang, almarhum sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Mamboro dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Lendemoripa Waikabubak. Namun, Tuhan berkehendak lain — almarhum menghembuskan napas terakhir pada Sabtu pagi, 18 Oktober 2025.

Kepergian Aipda Victor meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh rekan sejawat di lingkungan Polres Sumba Barat. Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, disiplin, dan selalu mengutamakan tugas serta tanggung jawab dengan penuh keikhlasan.

Banyak kolega dan sahabat di kepolisian mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan loyal terhadap institusi. Semangat dan dedikasi almarhum diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda Polri di Sumba Barat.

Selama prosesi takziah, jajaran Bhayangkari juga turut memberikan dukungan moral kepada keluarga yang berduka, sebagai wujud empati dan kebersamaan dalam keluarga besar Polres Sumba Barat.

Dengan penuh hormat, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Tanah Righu sebelum dimakamkan. Doa dan penghormatan terakhir dari seluruh anggota Polres Sumba Barat menjadi simbol rasa kehilangan mendalam atas kepergian sosok polisi yang dikenal berdedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *