KOTA BANDUNG, || Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menegaskan pentingnya peran humas pemerintah sebagai ujung tombak komunikasi publik. Humas dituntut mampu menyampaikan informasi yang akurat, cepat, serta membangun kepercayaan masyarakat, terutama di era disrupsi digital.
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brillyana, menekankan bahwa humas pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyebar informasi, tetapi juga sebagai manajer komunikasi krisis yang harus tanggap terhadap isu negatif.
“Humas harus bisa menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Tidak hanya menyampaikan informasi, tapi juga mampu merespons krisis dengan cepat dan bijak,” ujar Yayan.
Ia menambahkan, penguasaan kanal digital, keterampilan membuat konten humanis, serta kolaborasi dengan media massa merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki petugas humas saat ini.
Menurut Yayan, tantangan utama humas pemerintah di era digital adalah menghasilkan konten yang tidak sekadar informatif, tetapi juga relevan, menyentuh hati, dan sesuai kebutuhan publik.
Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Jawa Barat, Iqwan Sabba Romli, menilai humas pemerintah perlu memahami dasar-dasar jurnalistik agar pesan yang disampaikan lebih faktual dan berdampak.
“Branding informasi dari Diskominfo harus makin kuat. Informasi itu harus cepat, akurat, dan bermanfaat,” ucap Iqwan.
Ia mencontohkan, komunikasi publik dari Diskominfo bukan hanya soal program pimpinan daerah, melainkan juga informasi yang langsung dibutuhkan masyarakat, seperti mitigasi bencana, bansos, hingga seleksi CPNS.
“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya 20% informasi dari pimpinan daerah, tapi 80% lainnya adalah informasi layanan dan kebutuhan publik. Humas harus mengerti itu,” tegas Iqwan.
Dengan demikian, peran humas pemerintah di Kota Bandung diarahkan untuk memperkuat fungsi pelayanan publik, menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus menjaga citra pemerintah melalui komunikasi yang terbuka, akurat, dan responsif.
(Dewi)






