Pemkot Cimahi Lantik 123 Pejabat Fungsional, Wali Kota Tekankan Integritas ASN

SERGAP.CO.ID

KOTA CIMAHI, || Sebanyak 123 pejabat fungsional resmi dilantik oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam kegiatan Pengangkatan dan Pelantikan Jabatan Fungsional di Aula Gedung A Kantor Pemkot Cimahi, Selasa (9/9).

Bacaan Lainnya

Pelantikan ini mencakup berbagai bidang strategis. Di antaranya, 22 kepala sekolah SMP dan SD, 9 penata kelola penanaman modal, 2 analis ketahanan pangan, 8 penilik, dan 14 pengawas sekolah. Selain itu, turut dilantik 17 petugas pemadam kebakaran dari PPPK tahap I, 12 pamong belajar, 29 guru, 7 pekerja sosial, serta 1 bidan di lingkungan Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi menegaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Menurutnya, langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan secara profesional, melalui mekanisme yang akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik rotasi atau mutasi dengan imbalan uang. Semua penempatan adalah hasil prestasi dan kompetensi yang dimiliki ASN,” tegas Ngatiyana.

Ia menjelaskan, jabatan fungsional memiliki peran penting karena erat kaitannya dengan keahlian teknis dan keterampilan tertentu yang sangat dibutuhkan organisasi. Dengan begitu, pejabat yang dilantik dituntut mampu mengoptimalkan kapasitasnya untuk pengabdian terbaik bagi daerah.

“Gunakan keahlian tersebut untuk menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat Cimahi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana mengingatkan pentingnya integritas, profesionalisme, serta inovasi dalam menjalankan tugas sebagai pejabat fungsional. ASN, menurutnya, harus cepat beradaptasi, menguasai tugas teknis, dan membangun kerja sama lintas unit kerja.

“Dengan kolaborasi, kita bisa menemukan solusi atas berbagai tantangan birokrasi dan meningkatkan kinerja organisasi,” tambahnya.

Secara khusus, Wali Kota menyoroti peran kepala sekolah yang baru dilantik. Ia meminta para kepala sekolah menghadirkan program-program unggulan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan karakter dan pengalaman hidup siswa.

Hal ini diyakini mampu melahirkan generasi yang berdaya saing, berintegritas, serta siap menghadapi tuntutan zaman. “Kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi penerus yang tangguh,” ujar Ngatiyana.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak lepas dari komitmen seluruh jajaran ASN. Dengan semangat profesional, ia optimistis pejabat fungsional Cimahi dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin mantap.

“Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menghadirkan pemerintahan yang lebih baik dan makin hepi,” tutup Ngatiyana.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *