SUMBA TIMUR, NTT, || Komandan Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Inf. Dobby Noviyanto, S.E., meninjau langsung pelaksanaan geladi upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Pahlawan Waingapu, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (15/8/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengecekan akhir sebelum pelaksanaan upacara puncak pada 17 Agustus mendatang. Dandim memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana, mulai dari susunan pasukan, tata urutan upacara, hingga kesiapan petugas pengibar bendera.
“Latihan ini penting untuk menyamakan gerakan, waktu, dan koordinasi seluruh peserta upacara, sehingga pada hari H nanti pelaksanaan berjalan khidmat dan lancar,” kata Letkol Inf. Dobby Noviyanto usai memantau jalannya geladi.
Geladi tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta perwakilan organisasi masyarakat. Semua peserta tampak serius mempersiapkan diri untuk menampilkan penampilan terbaik pada upacara puncak.
Dalam kegiatan ini, Dandim juga memberikan arahan langsung kepada para komandan peleton dan petugas lapangan. Ia menekankan pentingnya disiplin waktu dan kekompakan gerakan, mengingat momen peringatan HUT RI memiliki makna sejarah yang mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu, Dandim mengapresiasi semangat peserta geladi yang tetap berlatih meski cuaca cukup terik. Menurutnya, semangat tersebut mencerminkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya menjaga kehormatan upacara kenegaraan.
Persiapan yang matang diharapkan dapat membuat peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Sumba Timur berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh makna. Masyarakat pun diundang untuk turut hadir dan menyaksikan upacara sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan.
Dengan koordinasi lintas instansi yang solid, pelaksanaan upacara di Lapangan Pahlawan Waingapu diharapkan menjadi momentum kebanggaan daerah sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Sumba Timur.
(Ms)





