SUMBA TENGAH, || Seusai libur panjang, siswa dan guru SD‑SMP Satu Atap (Satap) Waikajanga, Anapalu Urgb, bergotong royong membersihkan halaman dan fasilitas sekolah demi memastikan proses belajar‑mengajar kembali berlangsung di lingkungan yang bersih dan nyaman. Rabu 16/07/2025.
Kegiatan kerja bakti ini dipusatkan di halaman utama sekolah yang selama libur dipenuhi daun kering, sampah plastik, dan kotoran lain yang tertiup angin. Seluruh warga sekolah mulai bergerak sejak pukul 07.00 WITA, membawa sapu lidi, sekop, dan karung sampah.
Tak hanya halaman, para peserta juga menyasar ruang kelas, toilet, perpustakaan, dan area kantin. Perabot kelas diseka dari debu, ventilasi dibersihkan, sementara saluran air disudahi sumbatan agar tidak menimbulkan genangan saat hujan.
Menurut panitia kegiatan, kerja bakti rutin pascalibur bertujuan meminimalkan risiko penyakit sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini. Guru pendamping mengarahkan pembagian tugas, sedangkan siswa bergiliran mengangkut karung sampah ke tempat pembuangan terdekat.
“Lingkungan yang bersih akan membuat kita lebih betah belajar,” ujar Kepala Sekolah Andereas Umbu Karudi, S.Pd. Ia mengapresiasi semangat gotong royong para siswa dan guru, serta menekankan pentingnya kebersihan sebagai bagian karakter positif warga sekolah.
Andereas berharap kerja bakti tidak hanya dilakukan pascalibur, tetapi menjadi budaya harian. Ia meminta setiap kelas memiliki jadwal piket mandiri agar kebersihan terjaga secara berkelanjutan.
Para siswa mengaku senang terlibat langsung karena merasa memiliki sekolah mereka. “Kalau halaman bersih, kami bisa olahraga dan upacara dengan nyaman,” kata Maria, siswi kelas VIII.
Pihak sekolah berencana menambah tanaman hias dan tong sampah terpilah sebagai tindak lanjut, sembari mengajak orang tua dan komite sekolah ikut memantau kebersihan di lingkungan sekitar.
(Ms)






