BIMA || Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Bima, Dompu dan Kota Bima Periode 2025-230 dibawah Kepemimpinan Muhrim, SH berhasil menggagalkan pengiriman dua orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang hendak di kirim secara non prosedural ke Negara Timur tengah (Saudara Arabia).
Berdasarkan keterangan dari Pihak Apjati Bima Dompu dua orang korban berhasil dicegat saat hendak berangkat ke Jakarta menggunakan Bus (PO) Rasa Sayang di Kabupaten Dompu yang kemudian diserahkan ke Polsek Woja Polres Dompu Polda NTB pada Minggu, 6 juli 2025 lalu.
Setelah diinterogasi oleh Kepolisian Sektor Woja kedua CPMI ilegal di ketahu…
[19.02, 9/7/2025] OBama NTB Sgp: Sebelumnya, kedua CPMI AS dan MU dicegat di Dompu oleh tim Satgas APJATI Bima Dompu, saat diberangkatkan ke Jakarta menggunakan (PO) Rasa sayang.
Kedua CPMI asal Bima tersebut diduga diberangkatkan oleh para jaringan sindikat perdagangan orang yang berada di Jakarta, terutama oknum berinisial TT.
Berdasarkan informasi, TT sendiri adalah salah satu sindikat yang beroperasi merekrut CPMI asal NTB untuk diberangkatkan secara ilegal ke negara timur tengah.
“Kami APIATI Bima Dompu tidak tinggal diam jika mengetahui ada CPMI yang diberangkatkan secara ilegal. Dengan kasus ini pula, akan kami laporkan secara resmi ke APH guna mengetahui dan membongkar para sindikat perdagangan orang,” kata
Syahbudin. Sebagai Sekertaris APJATI Bima Dompu.
“Dengan kasus ini pula, pihak keluarga jangan kecewa dan harusnya berterimakasih
pada APJATI Bima Dompu. Karena adanya APJATI guna mengantisipasi adanya korban
tindak pidana perdagangan orang,” lanjutnya.
Sementara itu, kedua CPMI AS dan MU telah diamankan di Satreskrim Polres Bima setelah sebelumnya sempat diamankan di Mapolsek Woja Polres Dompu pada Minggu
(06/7/2025).
“Saat ini kedua CPMI tersebut telah kami kembalikan ke pihak keluarga setelah dimintai
keterangan,” terang Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik.
(Team SERGAP)






