KAB. PESSEL, || Ribuan warga Sunda dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat memadati area Pasar Rakyat Carocok Tarusan pada Minggu pagi, 22 Juni 2025.
Mereka datang tidak lain dalam rangka menghadiri kegiatan Silaturahmi Caturwulan Paguyuban Warga Sunda (PWS) Sumatera Barat, yang berlangsung meriah dalam suasana penuh keakraban dan semangat budaya.
Mengusung tema “Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Sunda di tanah rantau. Acara dibuka dengan penampilan Tarian Mapag Tamu yang menggema dengan salam khas “Wilujeng Sumping”, sebagai tanda penyambutan tamu secara adat Sunda.
Acara ini turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PWS Sumatera Barat, para tokoh masyarakat Sunda di perantauan, dan sejumlah pejabat daerah. Hadir pula Anggota DPR RI Komisi VIII, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., yang ikut menyapa dan memberikan sambutan kepada ribuan peserta yang hadir.
Dalam sambutannya, Lisda Hendrajoni menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi PWS sebagai organisasi yang mampu menjaga kekompakan warga Sunda di ranah Minang. Ia menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang harus dipertentangkan.
“Saya sangat mengapresiasi bagaimana warga Sunda menjaga budaya leluhur sambil tetap membaur dan menjunjung tinggi nilai-nilai lokal masyarakat Sumatera Barat,” ujar Lisda. Menurutnya, semangat kebersamaan lintas suku seperti ini sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.
Lisda juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi. Ia menyebut bahwa kegiatan semacam ini harus terus digalakkan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai akar budayanya, meski hidup jauh dari kampung halaman.
Silaturahmi Caturwulan kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni khas Sunda, seperti pertunjukan angklung, hingga sesi hiburan bersama. Kemeriahan tersebut menggambarkan kehangatan dan kekompakan warga Sunda di Sumatera Barat.
Ketua PB DPW PWS Sumatera Barat, Ir. H. Maman Sudarman, M.M., dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara. Ia juga mengapresiasi kehadiran Lisda Hendrajoni yang menurutnya menjadi wujud nyata perhatian terhadap kebudayaan dan keharmonisan antarwarga.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Pesisir Selatan yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan ini. Kehadiran Ibu Lisda Hendrajoni juga menjadi semangat bagi kami semua, karena beliau adalah sosok yang peduli terhadap keberagaman dan pelestarian budaya,” tutur Maman Sudarman.
Bupati Pesisir Selatan, yang diwakili oleh Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari PB PWS Sumatera Barat, ke Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif warga Sunda yang hidup berdampingan dengan masyarakat Pesisir Selatan. Keharmonisan ini adalah kekayaan kita bersama. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah dalam kegiatan silaturahmi ini,” ujar Wabup Risnaldi.
Silaturahmi Caturwulan PWS ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman budaya bukanlah penghalang, melainkan kekayaan sosial yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan ditutup dengan foto bersama, dan hiburan seni musik khas Sunda. (WH).






