KAB. BANDUNG, || Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Bambu Sedunia yang jatuh pada bulan September, Kang Ade Kumbang bersama para tokoh budayawan, pegiat bambu, pejabat daerah, dan Karang Taruna Kecamatan Cimenyan mengadakan pertemuan pada Minggu, 18 Mei 2025. Pertemuan tersebut berlangsung di Kampung Bamboo Konservasi Bambu Indonesia, Jl. Padasuka Atas No.KM.4, Cimenyan, Kota Bandung.
Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas rencana kegiatan untuk memperingati Hari Bambu Sedunia tahun ini. Acara akan kembali dipusatkan di Kampung Bamboo, dengan konsep yang sebagian besar mengacu pada tahun sebelumnya, namun dengan beberapa penambahan kegiatan. Di antaranya adalah Hajat Lembur, pertunjukan seni budaya, serta berbagai perlombaan seperti Pasanggiri Jamparing dan Pasanggiri Pencak Silat. Selain itu, akan digelar juga seminar tentang bambu, bazar UMKM, donor darah, dan kegiatan penanaman pohon.
Peringatan Hari Bambu Sedunia telah menjadi agenda rutin masyarakat Cimenyan yang berkolaborasi erat dengan Kampung Bamboo Konservasi Bambu Indonesia. Diharapkan lokasi ini dapat terus berkembang menjadi pusat kesenian dan kebudayaan, serta menjadi ruang ekspresi dan berkarya bagi para seniman dan budayawan.
Kang Ade Kumbang berharap perayaan tahun ini bisa lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, serta mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi dan Bupati Bandung Dadang Supriatna.
“Harapan kami karena acara ini sudah rutin digelar setiap tahun, maka tahun ini ingin lebih baik dari sebelumnya—baik dari sisi konten maupun seniman-seniman yang tampil. Kami mengusung kolaborasi seni budaya Jawa dan Sunda,” ujar Kang Ade Kumbang.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Bupati Dadang Supriatna bisa hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, Bupati pernah menjanjikan dukungan penuh terhadap kegiatan di Kampung Bamboo.
“Kami hanya ingin mengingatkan, bukan menagih. Dulu Bupati pernah berjanji bahwa hajat semacam ini akan digelar rutin setiap tahun di Cimenyan. Jadi kami berharap dukungan itu terus berlanjut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kang Ade Kumbang juga berharap dukungan dari Kang Dedi Mulyadi yang kini aktif dalam bidang kebudayaan.
Selain mempersiapkan acara peringatan, Kang Ade Kumbang bersama para budayawan dan pegiat bambu juga merencanakan pembangunan Galeri Bambu di Kampung Bamboo. Galeri ini akan menjadi tempat penyimpanan dan pameran berbagai kerajinan dari bambu, agar masyarakat bisa mengenal dan mengapresiasi seni budaya berbahan bambu.
“Semoga tahun ini Galeri Bambu bisa terealisasi,” tutup Kang Ade Kumbang.
(Ipung)






