KOTA BIMA || Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bima Ke-23 Tahun 2025 Lurah Monggonao bersama Bhabinkamtibmas mengerahkan Ratusan Warga mengikuti Festival Rimpu. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025 Mulai Pukul 08.30 WITA Sampai selesai.
Pantauan langsung Wartawan Media Sergap.co.id kegiatan Festival Rimpu terpusat di Lapangan Serasuba Kota Bima, rute titik kumpul dan Start seluruh Peserta di lapangan Manggemaci kemudian jalan berurutan menuju titik Finish di lapangan Serasuba.
Regu utama Kelurahan Monggonao dipimpin langsung oleh Lurah Monggonao H. Budi Ansyari, S.Sos., Seklu Imran, SE., dan Babinkamtibmas AIPDA Yaumidin, SH., yang dihadiri pula oleh seluruh Staf dan perangkat kelurahan Monggonao, para Ketua RW, Ketua RT maupun Para Tokoh Masyarakat dan Para Gender kelurahan setempat diperkirakan ratusan peserta memakai Sarung Tenun Khas Bima. Bagi Peserta Wanita memakai sarung untuk Rimpu, sedangkan bagi Laki-laki menggunakan Sambolo yang terbuat dari Tenun Nggoli.
Lurah Monggonao H. Budi Ansyari, S.Sos., mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh lapisan Masyarakat Monggonao dalam memeriahkan Festival Budaya Rimpu.
“Saya Mengucapkan Selamat HUT Kota Bima Ke-23 Tahun 2025, semoga Budaya Rimpu Bima ini tetap di pertahankan dan terus dilestarikan”, ungkap H.Budi.
Pada kesempatan yang sama Bhabinkamtibmas Kelurahan Monggonao AIPDA Yaumidin, SH mengatakan “Budaya Rimpu Bima ini merupakan Even Nasional yang harus dilestarikan dan akan diwariskan untuk generasi kita kedepannya. Selain itu Yaumidin juga mengapresiasi atas dukungan Lurah Monggonao bersama seluruh masyarakat dalam memeriahkan Festival Rimpu guna mensukseskan HUT Ke-23 Kota Bima ini”, Pungkas Yaumidin.
Kegiatan HUT Kota Bima Ke-23 ini dimulai pada Kamis, 24 sampai 26 April 2025 bertempat di lapangan Serasuba kota Bima, merupakan sebuah tradisi warisan leluhur yang terus terpelihara dari generasi kegenerasi, yang diperingati setiap tahun setiap tanggal 10 April, dengan Tema “RIMPU MANTIKA”
Pada momentum HUT Ke-23 Kota Bima tersebut selain dimeriahkan dengan berbagai tradisi dan budaya, Peguyuban masing-masing daerah dari Jawa Timur, Jawa Barat, Madura, Minang Kabau, Sulawesi dan lain-lain, yang memiliki arti keanekaragaman budaya yang bersatu dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika. Ini adalah bukti bahwa masyarakat Bima NTB memiliki Jiwa nasionaslime dengan Prinsip NKRI Harga Mati.
Festival Budaya Rimpu Mantika pada HUT Ke-23 Kota Bima mempromosikan Kain Tenun Nggoli Bima pada Pasar Nasional hingga Pasar Global, dan telah meraih rekor muri. Kain tenun Bima selain dijadikan Sarung, bisa juga dijadikan Baju maupun Gaun lainnya.
HUT Ke-23 Kota Bima tahun 2025 ini dihadiri pula Menteri Pariwisata, Anggota DPR RI, Gubernur dan wakil Gubernur NTB, Para Bupati dan Walikota Se NTB maupun jajaran pejabat lain.
(Sukirman)






