KUPANG, || SMAN 1 Taebenu resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat SMA/SMK Se- Kabupaten Kupang tahun 2025. Ajang bergengsi ini akan digelar selama empat hari, mulai 23 hingga 26 April 2025 mendatang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala SMAN 1 Taebenu, Drs. Vinsensius Sasi, M.Pd saat ditemui di ruang kerjanya. Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK se-Kabupaten Kupang.
“Saya bersyukur kami dipercaya oleh para kepala sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Kupang, dan kami akan menjaga kepercayaan itu agar pesta seni ini bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya penuh semangat.
Vinsensius menjelaskan, kegiatan ini akan melibatkan sekitar 60 sekolah tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Kupang. Masing-masing sekolah diperkirakan akan mengirimkan dua kontestan untuk meramaikan kompetisi.
Ia pun optimistis, seluruh persiapan teknis maupun non-teknis telah rampung seratus persen.
“Kami prediksi semuanya siap tampil pada saat lomba. Mulai dari peserta, pendamping, hingga kepala sekolah, semuanya sudah siap,” tegasnya.
Sebanyak 10 cabang lomba akan dipertandingkan dalam FL2SN kali ini. Mulai dari lomba cipta dan baca puisi, debat Bahasa Inggris dan Indonesia, cerpen, gitar solo, tari kreasi, kriya, paduan suara, hingga monolog.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali, membangkitkan, dan mengasah potensi seni dan kreativitas siswa di Kabupaten Kupang, sekaligus menjaring peserta terbaik yang akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi dan Nasional.
“Ajang ini diharapkan melahirkan juara-juara tingkat kabupaten yang nantinya akan berlaga di tingkat Provinsi. Juara pertama dari Provinsi akan dikirim ke tingkat nasional di Jakarta,” jelas Vinsensius.
FL2SN merupakan program tahunan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dilaksanakan secara berjenjang dan wajib diikuti oleh setiap kabupaten/kota.
Meski sempat mengalami sejumlah kendala dalam masa persiapan, Vinsensius tetap mendorong seluruh guru dan siswa untuk tetap percaya diri demi meraih masa depan yang lebih baik.
Menariknya, FL2SN kali ini akan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT. Selain itu, untuk pertama kalinya sosialisasi kegiatan dilakukan secara siaran langsung sebagai bentuk inovasi penyelenggaraan.
“Ini menjadi tantangan bagi seorang pemimpin. Saya bersyukur bisa mendistribusikan tugas dengan baik kepada semua anggota tim, dan semuanya sudah bekerja maksimal,” pungkasnya bangga.
(Dessy)






