Nekad Bunuh Diri, Pria Asal Kebumen Ditemukan Warga di Pantai Lawata Dalam Kondisi Leher Hampir Putus

Nekad Bunuh Diri, Pria Asal Kebumen Ditemukan Warga di Pantai Lawata Dalam Kondisi Leher Putus

SERGAP.CO.ID

KOTA BIMA || Seorang Pria Paruh Baya asal Kebumen Jawa Tengah ditemukan warga pengunjung Pantai Lawata Kota Bima dalam kondisi leher terluka parah hampir terputus. Peristiwa ini sontak menggegerkan ratusan pengunjung Pantai Lawata Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat, Pada Minggu (20 April 2025) Sekira Pukul 14.30 WITA.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan warga yang himpun Wartawan Sergap.co.id di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Korban sempat berjoget bersama sekelompok pengunjung Pantai Lawata dalam kondisi sempoyongan, dan dianggap orang Mabuk minuman keras (Miras), warga yang merasa takut sehingga Korban di usir. Petugas keamanan Pantai Lawata terkejut ketika melihat Kerongkongan Korban terluka parah bahkan nyaris putus.

“Awalnya saya kira orang mabuk, kemudian saya usir supaya tidak mengganggu kenyamanan pengunjung Wisata Pantai Lawata. Pas korban menoleh kebelakang saya kaget melihat Kerongkonganya luka parah bahkan nyaris putus”, Tutur Arya Sandaka.

Arya menyebut, mungkin korban ketakutan langsung terjun kedalam laut. Ratusan warga sekitar yang sudah mengetahui kejadian ini ramai menghampiri korban yang sudah disandarkan di pematang Pantai Lawata.

https://sergap.co.id/2025/04/20/nekad-bunuh-diri-pria-asal-kebumen-ditemukan-warga-di-pantai-lawata-dalam-kondisi-leher-putus/

Kepala Perwakilan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sergap.Co.Id Sukirman Obama bersama Kanit Tindak Pidana Korupsi (TIPIDKOR) Satreskrim Polres Bima Kota IPTU Eka Faraman, SH dan Kawan-kawan LSM yang berada di lokasi kejadian turut membantu mengevakuasi Korban.

Saat ditanya Korban mengaku bernama Wandi asal Warga Kebumen Jawa Tengah bekerja sebagai Karyawan salah satu Perusahan Kontraktor pembuatan Talut di Kota Bima.

“Nama saya Wandi dipanggil Andi, saya asal orang Kebumen Pak, saya datang ke Bima bekerja di proyek pak”, Akunya kepada Wartawan.

Kepada wartawan SERGAP Korban juga mengaku ingin bunuh diri dengan cara memotong Lehernya menggunakan Gunting Pemotong besi.

“Apakah Bapak melakukan percobaan bunuh diri atau mau dibunuh, korban mengaku ingin bunuh diri”.

“Demi Allah saya mau bunuh diri pak”, Katanya dihadapan ratusan warga yang menghampirinya.

Korban Wandi menceritakan, dirinya nekad mau bunuh diri di sekitar tempat ia bekerja, pada Hari Kamis Malam, 18 April 2025. Selama tiga hari korban kabur dengan kondisi luka lebar dilehernya hingga ditemukan warga di pantai lawata pada hari minggu 20 April 2025 sekira pukul 14.30 WITA.

Karena kondisi korban dalam keadaan kritis, Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Bima Kota IPTU Eka Farman, SH., meminta bantuan Polsek Rasanae Barat untuk di larikan Ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima guna mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini dirilis belum diketahui secara pasti penyebab korban nekad ingin bunuh diri.

(Sukirman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *