Pemuda Tani Bangkit! Bobby Lianto dan Kristo Haki Siap Gerakkan Generasi Muda NTT Majukan Pertanian

Pemuda Tani Bangkit! Bobby Lianto dan Kristo Haki Siap Gerakkan Generasi Muda NTT Majukan Pertanian

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Semangat baru bertiup dari timur Indonesia. Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Bobby Lianto, memimpin rapat penting bersama jajaran pengurus untuk membentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut, Bobby menegaskan bahwa kehadiran DPD Pemuda Tani Indonesia NTT merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Bobby, program MBG membuka peluang besar bagi daerah-daerah, termasuk NTT, untuk menyuplai kebutuhan pangan dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan lokal.

“Kita melihat ini adalah potensi besar yang harus dikerjakan bersama. Kita ingin mengajak para pengusaha muda untuk kembali berbisnis di bidang pertanian,” tegas Bobby dengan penuh semangat.

Ia menyayangkan fenomena makin jauhnya generasi muda dari sektor pertanian. Padahal, lanjut Bobby, masa depan pertanian justru membutuhkan cara berpikir segar dan modern.

“Kesuksesan pertanian ke depan sangat ditentukan oleh anak-anak muda yang bisa memanfaatkan teknologi untuk memajukan sektor ini,” ujarnya.

Bobby pun mengajak para pengusaha muda untuk melirik kembali sektor pertanian sebagai ladang usaha yang menjanjikan, terlebih dengan adanya program-program nasional yang mendukung.

“Ayo kita berinvestasi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Ini saat yang tepat untuk membangkitkan ekonomi daerah lewat sektor ini,” ajak Bobby.

Ia juga mendorong terbentuknya komunitas-komunitas muda di bidang pertanian agar terjadi kolaborasi, saling berbagi pengetahuan, dan peningkatan nilai tambah produk.

“Jangan hanya berhenti di produksi. Kita juga harus berpikir soal pengolahan, branding, dan pemasaran. Bahkan, hasil pertanian kita bisa go nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Saat ini, struktur kepengurusan DPD Pemuda Tani Indonesia di NTT tengah dalam proses penyusunan. Bobby membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi pemuda usia maksimal 45 tahun untuk bergabung.

Rencananya, pengukuhan pengurus DPD akan dilaksanakan pada akhir Mei 2025 di Kupang, bersamaan dengan peluncuran program “Sekolah Tani” untuk membekali para pengurus dengan wawasan dan motivasi.

“Saat hari pengukuhan nanti, akan ada pelatihan-pelatihan. Ini bentuk keseriusan kami untuk membangun pertanian di NTT dari hulu sampai hilir,” jelas Bobby.

Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Pemuda Tani Indonesia, Kristoforus Haki, SKM. Ia menyebut ini sebagai momentum kebangkitan pemuda tani NTT.

“SK Caretaker sudah ada sejak dua tahun lalu. Namun baru sekarang kepengurusan bisa disusun secara serius dan solid,” kata Kristoforus.

Ia menambahkan, terbentuknya DPD menjadi langkah strategis dalam mendorong kolaborasi pemuda lintas kabupaten/kota untuk meningkatkan produktivitas pertanian daerah.

“Kami ingin pertanian ini jadi sektor usaha yang menarik, berkelanjutan, dan menjadi sumber penghidupan yang layak bagi anak muda,” ujar Kris.

Lebih lanjut, Kris menyampaikan bahwa sejumlah agenda strategis telah disiapkan, termasuk penetapan kantor sekretariat dan rencana pelaksanaan Sekolah Tani pada 26-28 Mei 2025.

“Kami siap menjalankan agenda bersama Pak Ketua. Harapan kami, Kementerian Pertanian juga bisa ikut hadir mendukung gerakan Pemuda Tani NTT ini,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi dan keberanian untuk berubah, Pemuda Tani Indonesia NTT siap menjadi pelopor kebangkitan sektor pertanian di bumi Flobamora.

(Desi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *