BIMA || Sebanyak 8.535 ton gabah hasil panen petani di Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima berhasil diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan dukungan aktif dari Babinsa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani serta memperkuat cadangan pangan nasional.
Danramil 1608-04/Woha Kapten Cba. Iwan Budi Susanto, SH melalui Babinsa Desa Dadibou Serka Faisal mengatakan, penyerapan gabah dilakukan sejak awal musim panen tahun ini dan mendapat pengawalan langsung dari Babinsa, guna memastikan proses pembelian berjalan lancar dan sesuai prosedur. Gabah yang diserap selanjutnya akan dikelola Bulog sebagai bagian dari stok pangan strategis nasional.
“Kami bersama Bulog berupaya memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik. Ini juga bentuk nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan,” ujar Babinsa Desa Dadibou Kepada Wartawan, Sabtu (19/4/2025).
Staf Gudang Bulog Bima juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang kompetitif dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp.6.500/Kg.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan petani merasa lebih aman dalam memasarkan hasil panennya, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Desa Dadibou dan sekitarnya.
(Sukirman)






