Babinsa Kodim 1608/Bima dan Bulog Serap Gabah Petani

SERGAP.CO.ID

BIMA || Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kodim 1608/Bima melalui para Babinsa bekerja sama dengan Perum Bulog melakukan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah petani di berbagai wilayah Kabupaten Bima. Kegiatan ini juga bertujuan memastikan harga jual gabah sesuai standar pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Berikut sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para Babinsa bersama Bulog, kamis 17 April 2025

  1. Desa Nggembe, Kec. Bolo
    Babinsa: Serka Baharuddin
    Poktan: So Tolo Mango
    Jumlah gabah diserap: 9.647 Kg
  2. Desa Belo, Kec. Palibelo
    Babinsa: Serma Abdollah
    Poktan: So Surunggala
    Jumlah gabah diserap: 10.138 Ton
  3. Desa Risa, Kec. Woha
    Babinsa: Serka Suhardi
    Poktan: So Raba Ni’u dan So Ncoha Kalo 1
    Jumlah gabah diserap: 9.143 Kg
  4. Desa Donggobolo, Kec. Woha
    Babinsa: Serka Imam
    Poktan: So Temba Taa dan So La Panggo
    Jumlah gabah diserap: 19.143 Kg
  5. Desa Dena, Kec. Madapangga
    Babinsa: Serda Abdul Haris
    Poktan: So Tolo Copa
    Jumlah gabah diserap: 9.269 Ton
  6. Desa Tenga, Kec. Woha
    Babinsa: Serka Suhardi
    Poktan: So Pajuri
    Jumlah gabah diserap: 11.500 Kg
  7. Desa Belo, Kec. Palibelo
    Babinsa: Serma Abdollah
    Poktan: So Wacarima
    Jumlah gabah diserap: 9.651 Ton

Kegiatan ini melibatkan unsur dari staf gudang Bulog, para Babinsa, dan kelompok tani (Poktan) di masing-masing wilayah. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi nyata antara TNI AD dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjaga harga pasar agar tetap menguntungkan bagi petani.

Dandim 1608/Bima mengapresiasi keterlibatan aktif para Babinsa yang turun langsung ke lapangan. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para petani dan menjamin hasil panen mereka dapat terserap dengan harga layak,” ujarnya.

Dengan total ribuan ton gabah yang telah berhasil diserap, program ini diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat tani di Bima.

(Fariz Pendim 1608/Bima)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *