HONGKONG, || Kunjungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT ke Hong Kong dan China beberapa bulan lalu kini mulai menunjukkan hasil positif.
Pada tanggal 10 Agustus 2024, perwakilan dari perusahaan ekspor-impor Searange Houseware Ltd, Mr. Clement Yen dan Ms. Janet Chen, tiba di NTT bersama pengusaha asal Inggris, Mr. Winston Agust Riley, dan tokoh diaspora, Mrs. Yessy Kapitan.
Delegasi ini tidak hanya tertarik untuk mengimpor produk-produk unggulan NTT seperti Ghaura Chocolate, Lamoringa, dan Kopi Ja’o ke Hong Kong dan Eropa, tetapi juga berencana menjalin kerjasama jangka panjang yang melibatkan investasi teknologi. Mereka mengunjungi berbagai lokasi potensial di NTT, termasuk perkebunan kakao di Sumba, untuk mengeksplorasi kemungkinan investasi lebih lanjut.

Dalam agenda ke depan, KADIN NTT berencana membuka peluang bagi tenaga kerja asal NTT untuk bekerja di Hong Kong dengan bayaran tinggi dan secara legal. Dengan ini, kerjasama internasional yang terjalin diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal sekaligus memperkenalkan produk-produk NTT ke pasar global.
Pertemuan yang digelar di Lamoringa pada malam 10 Agustus 2024 menjadi titik awal dari kolaborasi yang diharapkan dapat membawa produk-produk unggulan NTT ke pasar internasional. Produk seperti Ghaura Chocolate, coklat ginseng, berbagai olahan kelor dari Lamoringa, sarang burung asli NTT, kecap manis Malada, dan kopi Ja’o mendapat perhatian khusus dari Clement Yen dan Winston Agust Riley. Mereka mengakui kualitas dan potensi besar produk-produk ini untuk bersaing di pasar Hong Kong, China, dan Eropa.
Clement Yen, yang berpengalaman dalam bisnis ekspor-impor, menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan kemitraan strategis yang dapat membuka jalan bagi produk lokal NTT menembus pasar internasional. “Kami melihat potensi besar di NTT, tidak hanya dari produk-produk lokalnya tetapi juga dari sumber daya manusia yang ada. Kami ingin mendukung pengembangan ini dengan membawa teknologi dan investor yang dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk NTT,” ungkap Clement.
Rencana ini mendapat sambutan hangat dari KADIN NTT yang melihat kesempatan ini sebagai peluang emas untuk mendorong perekonomian daerah. “Ini adalah langkah nyata dari hasil kunjungan kami ke Hong Kong dan China beberapa waktu lalu. Kami optimis bahwa dengan dukungan mitra internasional seperti Searange Houseware Ltd, produk NTT dapat dikenal lebih luas dan diakui di pasar global,” ujar Bobby Lianto, Ketua Umum KADIN NTT.
Selain itu, Mrs. Yessy Kapitan, yang juga merupakan konsultan tenaga kerja dan pendeta di Hong Kong, melihat potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia NTT. “Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja dari NTT yang bekerja di Hong Kong mendapatkan perlindungan dan gaji yang layak. Ini akan menjadi program KADIN NTT ke depan yang tidak hanya menguntungkan tenaga kerja tetapi juga mengangkat nama NTT di luar negeri,” tambah Yessy.
Tidak hanya berhenti pada produk ekspor, Clement Yen juga membawa ide-ide inovatif seperti pengenalan teknologi drone untuk pengiriman barang dan pengembangan sektor perikanan dengan memanfaatkan teknologi dari China. Jika terealisasi, ini bisa menjadi terobosan bagi NTT dalam mengembangkan sektor-sektor ekonomi yang selama ini kurang mendapat perhatian.
Kunjungan ini juga berlanjut hingga tanggal 12 Agustus, di mana Clement, Winston, dan rombongan mengunjungi perkebunan kakao di Sumba dan PT Timor Mitra Niaga untuk melihat lebih dekat potensi yang ada. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa hubungan antara NTT dan Hong Kong melalui KADIN bukan sekadar wacana, melainkan sudah memasuki tahap implementasi yang nyata.
Dengan semakin eratnya hubungan ini, NTT diharapkan akan menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing tinggi di tingkat internasional. Kerjasama ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga membuka jalan bagi investasi dan teknologi baru yang dapat mempercepat pembangunan daerah. Produk-produk NTT kini tidak lagi hanya menjadi kebanggaan lokal tetapi juga siap untuk mendunia.
(Dessy**)






