David R. E. Selan Resmi Memimpin Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI NTT: Langkah Baru untuk Pendidikan Berkualitas

David R. E. Selan Resmi Memimpin Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI NTT: Langkah Baru untuk Pendidikan Berkualitas

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPG) 1945, David R. E. Selan, SE., MM, Rektor Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPG 1945), diumumkan sebagai Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dasar dan Menengah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Penetapan ini dilakukan dalam forum resmi yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

David Selan, yang resmi menggantikan kepengurusan sebelumnya, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan timnya. Dalam konferensi pers tersebut, Selan menjelaskan langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk menghadapi berbagai tantangan di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan PGRI di Provinsi NTT.

“Sebagai pengurus baru, kami berkomitmen untuk melakukan konsolidasi dan berkolaborasi dengan pengurus lama, Kepala Sekolah, dan pengurus Yayasan PGRI kabupaten/kota. Kami akan bekerja sama untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk kekurangan guru dan masalah lainnya di sekitar 200 sekolah PGRI dari TK hingga SMK,” ujar Selan.

David R. E. Selan Resmi Memimpin Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI NTT: Langkah Baru untuk Pendidikan Berkualitas

David Selan juga menekankan pentingnya kunjungan langsung ke sekolah-sekolah untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang kondisi mereka. Pendataan yang komprehensif terkait jumlah sekolah, siswa, dan guru akan dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan. Selan berjanji akan menanggapi setiap masalah secara tuntas dan memberikan solusi yang tepat, dengan harapan agar sekolah-sekolah tetap beroperasi dan berkembang dengan baik.

“Pengurus YPLP tidak digaji, tetapi motivasi kami adalah untuk melayani dan memberikan kontribusi yang nyata. Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah merasa aman dan nyaman sehingga proses kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar,” tambah Selan.

Sebagai Ketua YPLP Dikdasmen Provinsi NTT yang baru, Selan berharap agar pengurus sebelumnya dan para guru membuka pintu untuk dialog dan kolaborasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak-pihak terkait dalam dunia pendidikan.

Berdasarkan SK Nomor: 089/YPLP PGRI/P/VII/2024 yang dikeluarkan pada 30 Juli 2024, berikut adalah susunan pengurus YPLP PGRI Provinsi Nusa Tenggara Timur:

Penasihat:
  1. Prof. Dr. Supardi US, MM, M.Pd, Ex Officio Ketua Pengurus YPLP PGRI Pusat
  2. Dr. Semuel Haning, SH., MH., C.Me., C.PArb, Ex Officio Ketua Pengurus PGRI Provinsi Nusa Tenggara Timur
  3. Uly Riwu Kaho, SP., M.Si, Ex Officio Sekretaris Umum Pengurus PGRI Provinsi Nusa Tenggara Timur
  4. Ketua: David R. E. Selan, SE., MM

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Provinsi NTT dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada dan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

David Selan juga mengungkapkan beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan di bawah kepemimpinannya. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah PGRI serta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi NTT.

  1. Penguatan Sumber Daya Manusia: Salah satu fokus utama adalah mengatasi kekurangan guru di sekolah-sekolah PGRI. Tim pengurus YPLP akan melakukan inventarisasi kebutuhan tenaga pengajar dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk merekrut guru-guru berkualitas. Selain itu, program pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru juga akan menjadi prioritas.
  2. Peningkatan Infrastruktur Sekolah: Banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan infrastruktur untuk mendukung proses belajar mengajar. Selan berencana untuk melakukan audit infrastruktur di setiap sekolah dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk renovasi atau perbaikan fasilitas.
  3. Kolaborasi dan Sinergi: Menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta. Dengan membangun kemitraan strategis, diharapkan berbagai program dan inisiatif dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
  4. Pemanfaatan Teknologi: Dalam era digital ini, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi sangat penting. YPLP akan mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran dengan menyediakan fasilitas komputer, internet, dan pelatihan teknologi bagi guru dan siswa.
  5. Program Penjaminan Kualitas: Memperkenalkan sistem penjaminan kualitas pendidikan untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang diberikan di sekolah-sekolah PGRI memenuhi standar nasional. Ini termasuk evaluasi berkala dan umpan balik dari berbagai pemangku kepentingan.
  6. Kesejahteraan dan Dukungan untuk Guru: Fokus peningkatan kesejahteraan guru melalui program dukungan seperti bantuan kesehatan, pelatihan berkelanjutan, dan peningkatan kondisi kerja. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi para pendidik.

Reaksi dari komunitas pendidikan di NTT terhadap penunjukan David Selan sebagai Ketua YPLP cukup positif. Banyak yang berharap bahwa kepemimpinan Selan dapat membawa perubahan signifikan dan inovatif dalam sistem pendidikan daerah tersebut.

“Dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki oleh David Selan, kami percaya bahwa tantangan-tantangan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah PGRI akan dapat diatasi dengan baik. Kami berharap inisiatif-inisiatif yang akan dilaksanakan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membawa dampak positif bagi para siswa dan guru,” ujar seorang anggota pengurus PGRI daerah.

Kepemimpinan David Selan di Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Provinsi NTT menandai babak baru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Dengan berbagai program yang direncanakan dan tekad untuk menghadapi berbagai tantangan, diharapkan YPLP di bawah kepemimpinan Selan dapat membawa perubahan yang signifikan dan positif bagi sekolah-sekolah PGRI dan masyarakat pendidikan secara keseluruhan.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *