GHUANGZHOU, || Pada hari ini, tim Kadin NTT (Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur) melakukan kunjungan ke Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Ghuangzhou, China. Rombongan tersebut diterima dengan hangat oleh Konjen Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Bapak Ben Drajat, serta Deputi Konjen, Ibu Andalusia, beserta jajaran konsul dan tim ekonomi KJRI.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan rombongan Kadin NTT yang telah berlangsung sejak tanggal 18 April. Selama beberapa hari terakhir, mereka telah menghadiri Canton Fair tahap 1 dan tahap 2, serta menjelajahi beberapa kota penting di China, antara lain Chongqing, Shenzhen, Dongguan, dan Shanghai.
Dalam pertemuan yang berlangsung, Bapak Ben Drajat menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada tim rombongan Kadin NTT. Beliau juga menjanjikan dukungan penuh terhadap program-program Kadin NTT dan hubungan dagang antara NTT dan China secara keseluruhan.
Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mengunjungi Canton Fair dengan misi memperluas jaringan impor dan ekspor barang dari NTT. Selain itu, Kadin NTT juga berupaya mengundang investor untuk datang ke NTT dan meningkatkan investasi di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengusaha lokal NTT yang berdomisili di Ghuangzhou dan bergerak dalam bidang impor dan ekspor. Hal ini memungkinkan terlaksananya Forum Bisnis atau Business Matching, yang bertujuan untuk mempertemukan pengusaha-pengusaha dari NTT dengan pengusaha-pengusaha di Ghuangzhou.
Bobby Lianto menegaskan bahwa program ini akan menjadi agenda rutin yang diadakan setiap tahun dua kali. Tujuannya adalah agar semakin banyak pengusaha NTT yang dapat naik kelas dan melakukan impor langsung ke China, serta ekspor produk-produk unggulan NTT ke pasar China. Dengan demikian, diharapkan hubungan dagang antara kedua belah pihak dapat semakin kuat dan saling menguntungkan.
Dalam kesempatan ini, Bobby Lianto juga membawa sejumlah produk unggulan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari NTT. Produk-produk tersebut antara lain Ghaura Coklat, Bir HACE, Kecap Malada, Lamoringa, Sarang Burung Walet, Kopi Bajawa, dan Sophia, minuman alkohol asal NTT. Keberadaan produk-produk tersebut diharapkan dapat memperluas pasar ekspor NTT dan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Kunjungan Kadin NTT ke Kantor Konsulat Jenderal RI di Ghuangzhou ini menjadi bukti nyata komitmen yang kuat dalam memperkuat hubungan dagang antara NTT dan China. Diharapkan, langkah ini akan membuka peluang baru bagi pengusaha NTT untuk meraih kesuksesan di pasar internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
(Dessy)






