KOTA BANDUNG, || Ema Sumarna nampak sudah megundurkan diri, dari jabatan Sekda Kota Bandung. Dikutip dari Media jabar.Net tidak berjauhan waktunya dengan pemangilan dirinya beserta 4 anggota dewan lainya. Dalam hal ini pelayanan publik cukup terganggu, tidak semestinya berjalan normal.
Menurut Pegamat Kebijakan Publik Dan Politik. R. Wempy Syamkarya. PJ Walikota secepatnya mengantikan posisi kekosongan Sekda, sebagai ujung tombak pemerintahan Kota Bandung, selagi dalam proses hukum yang sedang berjalan. Tentunya harus lebih teliti dalam meneruskan estapet pimpinan sementara Sekda Kota Bandung.”Ujarnya Jumat (16/03/2024).
Selain itu perlu juga dipandang PJ Walikota harus kerja ektra keras Focus pada jalannya roda pemerintahan Kota Bandung.
“Kota Bandung saat ini dipertaruhkan, bahkan di sorot pemerintah pusat serta Provinsi, Juga Kota Kabupaten se-Indonesia. Masyarakat Kota Bandung tentunya harus lebih waspada, bila harus bentuk pegawasan khusus dari berbagai akademis tokoh Masyarakat dan yang terkait lainya.
R. Wempy Syamkarya menambhakan, Datang temui PJ Walikota, buat komitmen yang jelas agar kekosongan depan tidak terulang kembali kasus yang memalukan publik Kota Bandung. Dari kejadian ini PJ Walikota dituntut ketegasan dalam menjalankan tugas keseharianya, dan bila dipandang para kepala dinas, Camat dan para lurah dan perangkat lainya disiyalir kurang cakap dan ada indikator, Rotasi serta mutasi gunakan fungsi BKD semestinya secara profesinal. “Jelasnya.
Dalam hal ini, masih di sinyalir ada oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Fungsi kan Inpektorat untuk turun megawasi para Dinas, Kecamatan, dan kelurahan.
Sebagai pegawasan publik dan politik, R. Wempy Syamkarya berharap kinerja pemerintahan totalitas rubah susunan para pejabat yang terganggu indikasi kurang bagus secepatnya Rotasi mutasi agar jalannya roda pemerintahan, berjalan baik dan benar sesuai SOP yang ada.
Semoga saja harapan kita, Bandung dapat pulih dari kursi kesakitan, menjadi Bandung yang bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan clier and clien. “Pungkasnya Pegamat Kebijakan Publik Dan Politik. R. Wempy Syamkarya. Kepada awak Media.
(**)






