Kegiatan Jumat Curhat Polsek Pandawai

Kegiatan Jumat Curhat Polsek Pandawai

SERGAP.CO.ID

PANDAWAI ,|| Dengan Thema:Menangkal Penyebaran isu Hipnotis dengan telepon untuk melakukan bunuh diri.Hari ini Jumat 19 Januari 2024 pukul 09.30 Wita,bertempat di RT 05 Dusun Kandora,Desa Kadumbul,Kecamatan Pandawai,telah dilaksanakan Kegiatan Jumat curhat Polsek Pandawai sebagai sarana untuk membangun komunikasi,dan menemukan problem solving dengan mendapat masukan, usul saran bahkan kritikan dari masyarakat RT 05 Dusun kandora terhadap pelayanan kepolisian Polsek Pandawai dan merupakan evaluasi intern menuju Polri yang Presisi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan Jumat curhat yang dipimpin oleh Kapolsek Pandawai Ipda Frensen Edwin Bengkiuk.S.E didampingi Kanit IK Aipda Simon Rufus Raja Sogen,Ka SPKT III Bripka Jekson GA,Kanit Propam Bripka Erwin Umbu Lay Ria,Banit Samapta Bripka Beni Pama.Kegiatan Jumat curhat di RT 05 Dusun Kandora Desa Kadumbul Kecamatan Pandawai dihadiri oleh 15 warga RT 05.

Kapolsek Pandawai Ipda Frensen Edwin Bengkiuk.S.E mengawali pembicaraan dengan materi:” MENANGKAL PENYEBARAN ISU HIPNOTIS DENGAN TELPON UNTUK MELAKUKAN BUNUH DIRI Memberikan edukasi kepada Masyarakat tentang pentingnya menangkal penyebaran berita hoax tentang isu hipnotis dengan telpon dari nomor tak dikenal lalu melakukan bunuh diri/gantung diri.

Kapolsek menjelaskan bahwa pada beberapa hari ini terjadi peristiwa gantung diri di wilkum polres sumba timur dan dikaitkan dengan rumor adanya hipnotis penelpon dari nomor baru lalu sipenerima telpon akan melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri.Dan tersebarnya daftar nomor baru di media sosial baik fb maupun Wa serta adanya voice note himbauan agar hati hati terhadap panggilan telpon dari nomor baru.
Kapolsek menambahkan bahwa untuk sementara berita itu adalah hoax, dan polisi sementara menelusuri berita tersebut dan juga pihak polri sementara melakukan koordinasi dengan FKUB agar lewat pastor, pendeta dan ulama bisa menyampaikan kepada umat agar tidak termakan isu tersebut karena akan menimbulkan keresahan dan kepanikan serta merugikn diri sendiri,”ungkapnya

Untuk itu agar masyarakat mengikuti tips menangkal isu/berita bohong sebagai berikut”:

Hati hati dengan judul provokatif. Sensasional diambil dan dishare tanpa dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan keresahan

Perhatikan sumber pemberi berita.Apakah dari instansi resmi yang terverifikasi

Periksa fakta.Dari mana asalanya, siapa dan sumbernya apakah dari instansi resmi

Berita berdasarkan fakta atau opini.Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti.Opini adalah pendapat dan kesan dari pemberi berita yang memiliki kecenderungan yang bersifat subyektif

Keaslian foto.Perhatikan korelasi antara gambar dan narasi.Kadang foto adalah hasil editan dan disandingkan dengan narasi narasi yang dapat menggiring pembaca untuk percaya

Tanyakan kepada pemberi berita.Berani bertanya kepada sipemberi berita apakah berita itu hoax atau bukan

Mari kita berkontribusi.Menjadi penggiat medsos yang bijak.Memberikan kontribusi positif sehingga grup berfungsi layaknya crowdsorcing yang bermanfaat”jelas kapolsek

Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan bahwa untuk membentengi diri anak anak kita sebaiknya membangun komunikasi lebih intens antara orang tua dengan anak anak sehingga anak anak menjadikan orangtua figur yang dapat diteladani dan bisa menjadi teman curhat sehingga apabila mereka mengalami masalah orang tualah tempat mereka mengadu untuk mencari solusi atau jalan keluar atas masalahnya.Mempertebal keimanan dengan lebih berpasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga terhindar dari permasalahan yang sulit. * Kata Kapolsek mengakhiri pembicaraan.

Adapun respon masyarakat menyambut baik Kegiatan Jumat Curhat dan berterima kasih atas informasi yang diberikan sehingga masyarakat tidak lagi resah dan takut menerima telpon dari nomor baru.”Sumber Polsek Pandawai”

(MSS**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *