SERGAP.CO.ID
SUMBA TENGAH, || Ketua MUI kabupaten Sumba Tengah,Haji Asikin sampaikan pada media hari selasa,28 November 2023 di kediamannya,Indonesia merupakan negara multikultural dengan berbagai keragaman suku,ras,bahasa dan juga agama,ini merupakan aset bangsa Indonesia yang harus dijaga dan rawat bersama.
Semboyan bhineka tunggal Ika memiliki makna yang tidak hanya suku,ras dan budaya tetapi kita punya makna yang jauh lebih luas,memang kita ditakdirkan sebagai pribadi yang berbeda satu sama lain namun tetap satu jua,”jelasnya
Ditambahkan Haji Asikin,bahwa Toleransi dikabupaten Sumba Tengah selama ini cukup baik,hal tersebut dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan yang kuat sebagai modal membangun bangsa Indonesia kedepannya.Prinsip itulah yang membimbing kita tetap tegak berdiri bersama-sama,menatap masa depan untuk Indonesia maju.
Secara harfiah dimaknai tunduk,patuh dan pasrah,keselamatan,keamanan dan kedamaian atau yang disebut dengan toleransi.Sikap toleransi sangat penting sebagai alat pemersatu bangsa.kehidupan beragama adalah suatu keniscayaan sosial bagi seluruh umat beragama dan merupakan jalan terciptanya toleransi antar umat beragama.
Oleh karena itu toleransi merupakan konsep yang bagus dan mulia yang sepenuhnya menjadi bagian dari ajaran agama-agama.Toleransi dikabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin hari semakin baik,dan yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana toleransi yang selama ini berjalan terus kita jaga,jangan terpengaruh dengan adanya kejadian dimana-mana yang nantinya dapat menimbulkan perpecahan diantara kita,”katanya
Terakhir himbauan saya kepada seluruh umat Islam dikabupaten Sumba Tengah untuk terus menjaga kondusifitas kabupaten kita ini,agar semua kegiatan apapun bisa berjalan dengan baik.Sekali lagi saya menyampaikan,agar kehidupan toleransi yang sudah bagus ini,jangan terjebak dengan upaya memecah belah satu sama sama lain,kita bangun bersama dimana pemerintah,negara,terus berupaya untuk membangun toleransi.Jangan rusak situasi toleransi yang kondusif yang sudah tercipta tanpa ada kaitan dengan kita,terus kita bangun kedamaian di kabupaten yang kita cintai ini.
Kita dikabupaten Sumba Tengah tidak ada urusan apa yang terjadi di Palestina dan Israil,kita serahkan kepada pemerintah dalam hal tanggung jawab adalah negara,langkah pemerintah patut didukung oleh kita sebagai warga negara,jangan terpengaruh konflik yang terjadi di Palestina dan Israil atau yang viral dimedsos seperti insiden dibitung,Sulawesi Utara,tetap tenang,terus saya sampaikan di masjid maupun dimusholah.
Kita hanya prihatin apa yang terjadi disana karena banyak merenggut nyawa manusia,walaupun kita beda agama kita adalah saudara,karena sudah terikat persatuan dan kesatuan agar NKRI semakin maju,”pesan H.Asikin
(MSS*)






