Dalam Menyerap Aspirasi, Babinsa Koramil 1601-01/Lewa Komsos Dengan Tokoh Adat

SERGAP.CO.ID

LEWA, || Pentingnya peran serta Babinsa dalam pemberdayaan wilayah, tidak lepas dari kemampuan pengetahuan Babinsa untuk menguasai dan memahami adat istiadat di suatu wilayah binaanya.

Bacaan Lainnya

Seperti halnya yang dilakukan oleh Serma Oni dan Serka Andreas Manggarai selaku Babinsa Koramil 01/Lewa ,Kodim 1601/SumbaTimur yang melaksanakan anjangsana sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) di rumah Kampung Adat Desa Kambata Wundut, Kecamatan Lewa ,Kabupaten SumbaTimur. Minggu (03/09/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan kegiatan rutinitas Aparat Kewilayahan untuk meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial yakni sebagai babinsa terhadap warga binaannya, agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial (Komsos) sehingga dapat menyerap aspirasi dan menerima keluhan warga binaanya.

“Dengan mendatangi dan berkomunikasi bersama tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya sehingga dapat terjalin hubungan yang baik guna menciptakan sasaran kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) dapat tercapai dengan optimal,” Ucap Babinsa Serma Oni.

Di tempat terpisah Komandan Kodim (Dandim) 1601/SumbaTimur Letkol Czi Aditya Triwirawan mengatakan, telah memberikan penekanan kepada seluruh Babinsa di Kodim 1601/SumbaTimur ,agar senantiasa bersosialisasi dengan tokoh masyarakat khususnya Tokoh Adat yang secara langsung berpengaruh terhadap tatanan kehidupan masyarakat binaan, sehingga Babinsa dapat memiliki pengetahuan yang memadai tentang adat dan budaya masyarakat binaan.

Lebih lanjut dikatakan, dengan terbinanya hubungan yang harmonis dengan Tokoh Adat dapat menjadi mitra kerja Babinsa untuk bersinergi dalam membangun kehidupan masyarakat binaan yang berlandaskan budaya dan norma-norma yang telah berlaku di wilayah binaan.

“Bahwa Babinsa harus turut serta berpotensi dan menyatu dengan budaya masyarakat binaan sehingga Babinsa dapat menjadi contoh serta teladan di tengah lingkungan masyarakat dalam membangun wilayahnya dengan bermodalkan pemahaman adat istiadat yang baik untuk menjadi pedoman hidup masyarakat binaan”, harapannya.(Pendim 1601/Sumba Timur)

(Mss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *