SERGAP.CO.ID
JAKARTA, || 11 Agustus 2023 – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menghadapi masuknya varian baru COVID-19, Omicron EG 5.1 atau Eris, ke Indonesia sejak dua bulan lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (10/8), Menkes Budi menjelaskan bahwa varian Eris masih berada pada level yang lebih rendah dibandingkan dengan varian tinggi seperti Delta, dan saat ini belum menjadi ancaman serius.
“Kami ingin memastikan bahwa varian ini masih tergolong rendah dan tidak perlu menimbulkan kepanikan. Meski begitu, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan, seperti menjaga kebersihan dan melanjutkan vaksinasi serta vaksin penguat,” kata Menkes Budi.
Dalam upayanya menjaga situasi tetap terkendali, Menkes Budi menekankan pentingnya vaksinasi bagi seluruh masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukannya, terutama karena vaksin tersedia secara gratis hingga akhir tahun ini. Jangan lupa untuk melakukan vaksin penguat dan selalu menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan,” tambahnya.
Selain itu, Menkes Budi juga mengingatkan masyarakat yang sedang sakit untuk menggunakan masker agar tidak menulari orang lain. Hal ini sebagai langkah preventif dalam mengendalikan penyebaran virus.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, varian Eris pertama kali terdeteksi di Indonesia sekitar dua bulan yang lalu. Meskipun demikian, pemerintah telah melakukan pengawasan yang ketat guna meminimalkan dampaknya.
“Dari laporan yang kami terima, varian Eris masuk pertama kali pada bulan Juni atau Juli. Kami ingin memberi penegasan bahwa pengawasan di Indonesia telah berjalan baik,” ungkap Menkes Budi.
Dengan penekanan pada vaksinasi dan protokol kesehatan yang ketat, pemerintah berharap dapat mengendalikan penyebaran varian Eris dan tetap melindungi masyarakat dari ancaman COVID-19. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan bersatu dalam menghadapi tantangan ini demi kesehatan bersama.
(Desi)






