KAHMI Kota Bima Apresiasi Satgas TPPO Polda NTB, Herman, S.Pd: Tangkap Sindikat Lain Yang Masih Keliaran

SERGAP.CO.ID

BIMA || Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Bima apresiasi kerja Maraton Satgas TPPO Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) beserta jajaran Polres Bima Kabupaten dan Polres Bima atas keberhasilanya mengungkap para pelaku jaringan sindikat Human Traficing antar negara. Keberhasilan Satgas dalam memberantas Kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut di buktikan dengan telah di tangkap 7 pelaku TPPO jaringan Timur tangah, Singapura dan Malaysia.

Bacaan Lainnya

Wakil ketua KAHMI Kota Bima Herman, S.Pd mengatakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan luar biasa yang wajib di berantas sampai ke akar-akarnya. Ujarnya saat di konfirmasi selasa, (27/6/2023) siang.

Ketujuh Tersangka TPPO tersebut sudah di tahan di Rutan Polres Bima sebanyak 5 orang dan di tahan di rutan polres Bima kota 2 orang.

Setelah ketujuh Pelaku TPPO di tahan terungkap informasi baru dari keluarga Tersangka yang dengan tegas meminta kepada Kapolres Bima kabupaten, Polres Bima Kota dan Polres Dompu agar segera menangkap para terduga Pelaku TPPO yang masih berkeliaran bebas di luar seakan mereka tidak pernah melakukan kejahatan Pengiriman TKW Ilegal baik ke negara Timur tengah maupun ke negara malaysia dan Singapura.

Kata mereka yang mengaku keluarga Tersangka TPPO yang sudah di tahan di rutan Polres Bima, bahwa Gembong besar yang selama menjadi Bos Besar bagi Sponsor TKW di Bima adalah Inisial PD dan RS orang Kecamatan Wawonduru Kabupaten Dompu. Ungkapnya saat di konfirmasi Wartawan Media Sergap, Selasa (27/6/2023) siang.

Lanjutnya, sebenarnya kami ini hanyalah tumbal dari Para Mafia TPPO yang keliaran bebas di luar. Kalau Keluarga kami di tangkap maka yang lain juga wajib di tangkap. Ujarnya.

“Kami mohon agar Aparat Penegak Hukum adil dalam memberantas TPPO di Bima dan Dompu” harapnya.

“Kalau bicara pengiriman PMI non Prosedural di bima ini banyak pelakunya, bukan hanya tujuh tersangka yang di tahan itu saja” paparnya.

“Mantan Kader HMI Cabang Makassar Bung Herman berharap APH harus tindak tegas tanpa membeda-bedakan”. Harapnya.

“Untuk bisa mengungkap Para pelaku TPPO di Bima ini APH Satgas TPPO periksa semua sponsor P3MI tanpa terkecuali jangan setengah-setengah” Pinta Herman.

Herman, S.Pd Alumni UIN Makassar 2007 yang saat ini menjadi Ketua Partai PKN Kabupaten Bima ini mengungkapkan, para pelaku TPPO bukan tujuh orang tersangka itu saja, tapi banyak. Saya yakin Polisi dan pemerintah tau kok. Katanya.

“Kalau cuma tujuh tersangka itu di tahan kemudian yang lain yang di curigakan bebas tidak di perksa berarti Satgas TPPO di Polres Bima ini belum maksimal kerjanya” Ada apa..? Tandasnya.

Lanjut Herman yang akrab di sapa Dewa aktifis KAHMI itu, jika Gembong besar Mafia Perdagangan orang di tangkap maka pasti akan terungkap semua jaringan sampai ke bawah. Dan kami dari Organisasi KAHMI siap kawal kinerja Aparat Penegak Hukum jajaran Kepolisian dalam memberantas Kejahatan Perdangan Orang di Bima dan Dompu. Tutupnya.

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *