Pekerjaan P3A Mitra Cai Auladul Jabal Di Cipasung Majalengka Diduga Rusak Lingkungan Hidup Dan Syarat Korupsi

SERGAP.CO.ID

KAB MAJALENGKA, || Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi  (P3-TGAI) dengan Berbasis Peran Serta Masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan petani pemakai air Sudah proses pembangunan dengan nilai Anggaran Rp 195,000,000.

Bacaan Lainnya

Seperti saat ini dilaksanakan pekerjaan program tersebut di Cilanjung Desa Cipasung Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat yang baru berjalan kurang lebih 3 minggu hampir finising, padahal lama pekerjaan 90 hari kalender.

Menurut salah satu Narasumber (warga) yang tidak mau di publikasikan, menyampaikan kepada awak media, Mohon di kontrol pak pekerjaan irigasinya, karena pekerjaan nya kurang baik, ini kan buat jangka lama kwalitasnya bukan untuk jangka pendek. “Ucapnya Narasumber.

Dari pantauan awak media, banyak nya kejanggalan pekerjaan tersebut yang diduga dari mulai papan informasi proyek tidak tercantum panjang volume dan lebar pekerjaan yang terindikasi tidak Sesuai  dengan perencanaan Spesifikasi bestek dan RAB.

Caption : Deni Kurniwan Ketua kelompok P3A Mitra Cai Auladul Jabal

Ketua kelompok P3A Mitra Cai Auladul Jabal, Deni Kurniawan yang merangkap jabatan selaku Guru di Sekolah dasar saat di komfirmasi, mengenai Spek Gambar pekerjaan mengatakan, “gambar pekerjaan di bawa oleh Sekertaris Dadang dan Arif pendamping, saya dan bendahara tidak punya ” Ujar Deni.

Namun saat di lokasi pekerjaan, Deni mengatakan sebagian Batu pondasi, batu tebing dari perkebunan yang di beli dari masyarakat dihitung per kubik.”Jelasnya.

Selanjutnya, Deni Kurniawan bersama Sekdes Bangbang dan Kades Deni Hermanto saat ditanya di Rumah kediaman Ketua Kelompok apakah di bolehkan memakai material batu tebing yang dikhawatirkan akan terjadi Erosi atau longsor yang berdampak pada pesawahan masyarakat ” ya kalau menurut saya tidak ada masalah, itu kan menyerap tenaga kerja juga. “Terangnya Kades Deni Hermanto. Senin 05/06/2023.

Hal senada juga di sampaikan Sekdes Cipasung Bangbang. Semua itu sudah di arahkan oleh pak Arif Sebagai pendamping. “Ucapnya sekdes dan ketua kelompok.

Sementara di tempat terpisah, Camat Lemah Sugih Mumuh saat di hubungi via Telpon WhatsApp ” Iya nanti saya Telpon dulu pak kadesnya karena saya baru tau ada pekerjaan P3A di Cipasung. “Ujarnya.

Selang waktu setengah jam Team awak media menghubungi camat kembali, “apakah sudah ada komunikasi dengan pak Deni Hermanto Kades Cipasung yang kebetulan nama pangilannya sama dengan ketua kelompok P3A Mitra Cai Auladul Jabal Deni, “dengan sederhana camat menjawab belum, saya nya lagi Repot. “Tuturnya Camat Mumuh.

Arip pendamping P3A Mitra Cai Auladul Jabal saat dikonfirmasi terkait pengawasan pendamping mengenai penggunaan batu Tebing disinyalir akan merusak Alam dan ditanya izin Lingkungan Hidup (LH) ” iya pak saya lagi di jalan mau kelokasi nanti saya telpon balik. “Singkatnya.

Namun ucapan yang di lontarkan Arip akan menelpon balik pun tidak kunjung ada. sehingga awak media pun berupaya menghubungi Arip kembali tapi tidak di angkat dan Chat WhatsApp pun tidak di balas.

Maka dari itu, Kami selaku warga masyarakat yang akan terdampak erosi terhadap persawahan, diharapkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak BBWS beserta Dinas terkait untuk turut mengawasi program tersebut agar tidak terkesan adanya pembiaran. “Tegasnya warga.

(M Ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *