SERGAP.CO.ID
KAB. CIAMIS, || Sebagai satu-satunya peserta dari Kabupaten Ciamis, Hanjuang Beureum Academy (HBA) yang berasal dari Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng Kab. Ciamis, Jawa Barat. Berhasil membawa pulang sebuah trophy dari ajang perlombaan musik angklung se-Jawa Barat
Acara yang diselenggarakan oleh SMP Labschool UPI digelar di Ciwalk Mall Cihampelas ini diikuti oleh sekolah-sekolah dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Barat, seperti Bogor, Sumedang, Purwakarta, Bandung dll.(Sabtu, 13 Mei 2023).
Menurut Andy Alfian Kuswandi yang kerap disapa Andy Slide selaku leader Hanjuang Beureum Academy (HBA) mengatakan peserta lomba selain dari sekolah di jawa barat bahkan ada yang dari luar negeri.
“Seperti yang disampaikan pihak panitia, peserta lomba bukan sekedar dari dari jawa barat saja, bahkan ada salah satu peserta dari luar negeri yaitu sekolah menengah dari Malaysia” ucapnya.
“Pihak panitia juga mengklaim bahwasannya selain sebagai ajang promosi sekolah menjelang penerimaan siswa baru tahun ajaran 2023/2024, acara ini juga diselenggarakan sebagai peringatan hari ulang taun Daèng Soetigna sebagai seorang maestro sekaligus pencipta angklung dengan nada diatonis” imbuh Andy.
Lanjut Andy mengatakan, ajang perlombaan ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP.
“Sebagai satu-satunya peserta yang bukan berasal dari institusi formal, Hanjuang Beureum Academy mengikuti lomba untuk kategori SD. Karena anggota dari sanggar yang kami bina ini tercatat sebagai siswa sekolah dasar dari mulai kelas 1 sampai kelas 6” ungkapnya.
“Kami hanya terdiri dari anak-anak kampung dengan segala keterbatasan, harus bersaing dengan peserta lain yang berasal dari sekolah-sekolah favorit dari kota-kota besar, namun demikian, hal itu tidak menjadi penghalang bagi saya beserta anak didik untuk memasang target juara” ujarnya.
Bukan tanpa alasan, Hanjuang Beureum Academy berekspektasi tinggi karena pada bulan November tahun 2022 lalu berhasil meraih gelar Juara 3 di ajang lomba angklung se-Jabodetabek di Jakarta.
“Kami selu optimis untuk menjadi yang terbaik, walaupun pada akhirnya Hanjuang Beureum Academy pada hari ini hanya berhasil meraih trophy Juara Favorite” ucap Andy pada awak media sergap.co.id
“Ya itu kan prinsip kami, memasang target setinggi-tingginya sebagai motivasi dan menentukan standar keberhasilan serendah-rendahnya supaya kita senantiasa bersyukur dengan apapun yang kita dapatkan” jelasnya.
Musisi blues asal Ciamis ini juga mengatakan jika keikutsertaanya di ajang ini dibiayai secara mandiri dari swadaya anggota sanggar.
“Mungkin ini yang membedakan peserta lain dengan Hanjuang Beureum Academy, peserta lain itu membawa nama sekolah, otomatis pihak sekolah yang mendanai. Sedangkan kami di sini hanyalah sanggar seni di kampung yang dalam kegiatan pelatihannyapun tidak ada pungutan apa-apa terhadap anggota. Jadi kami tidak memiliki uang kas atau cadangan dana apapun untuk operasional” Ungkap Andy slide dengan nada rendah.
Andy Slide merasa bersyukur bahwasannya masih ada orang-orang yang peduli terhadap kegiatan-kegiatan sanggarnya termasuk membantu dalam pembiayaan keikutsertaannya pada lomba angklung kemarin.
“Alhamdulillah, berkat bantuan dari orang-orang baik, terutama sahabat-sahabat saya akhirnya kami bisa berangkat ke Bandung, kita bisa pulang membawa trophy dan tidak meninggalkan hutang.” Imbuhnya disertai dengan tertawa.
Disinggung soal harapannya terhadap pemerintah daerah Ciamis, Andy Slide hanya tersenyum dan meminta pertanyaan lain.
“Coba lah pertanyaanya yang lebih berbobot, bagi saya bicara soal harapan terhadap pemda Ciamis itu hanyalah utophia. Saya melakukan ini, membina anak-anak dalam bidang seni budaya secara sukarela, tujuannya hanya satu, yaitu dalam upaya memenuhi hak-hak anak bangsa untuk mendapatkan pengetahuan di bidang seni budaya dan mendapatkan pengalaman baru yang tidak mereka dapatkan dari dunia pendidikan formal” Katanya.
Di akhir sesi wawancara, Andy Slide mengatakan bahwa trophy yang diraih oleh Hanjuang Beureum Academy sebagai juara favorit itu dipersembahkan sebagai kado untuk kabupaten Ciamis yang akan memperingati hari jadinya.
“Ya ini kami persembahkan sebagai kado ulang tahun Kabuapten Ciamis yang ke 381 tahun, walaupun pemerintah kabuapten ciamis tidak pernah menyentuh kami, tidak pernah terlibat dalam kegiatan perayaannya. Namun saya sebagai praktisi seni, yang lahir dan besari di ciamis, saya tetap bangga jadi warganya” pungkas Andy.
(Cemoy)






