PPL-MB Tidak Akan Takut Tersaingi Dengan Bermunculan Ormas Yang Mengatasnamakan Peduli Debu

SERGAP.CO.ID

GEDUNG AGUNG MERAPI, || Sikap yang bijaksana yang di sampaikan oleh ketua umum Ormas Persatuan Peduli Lingkungan Merapi Bersatu (PPL-MB) Ibu Kartini yang di dampingi oleh Sekjen nya Hermansyah.MS.

Bacaan Lainnya

Kartini mengatakan” Semangkin banyak ormas yang mengatas namakan peduli akan lingkungan tentang dampak debu bermunculan di Merapi Area Lahat” itu tidak akan mengurangi semangat bagi kami yang sudah lama berjuang tentang penanggulangan dampak debu”

Saya sangat Apresiasi terhadap ormas yang berjuang untuk kepedulian warga yang terdampak debu. “Ujarnya.

Apa lagi mereka sangat antusias untuk berjuang terhadap warga terdampak debu, bearti mungkin banyak Ormas yang peduli terhadap warga yang terdampak debu batu bara, akan meringankan pekerjaan kami selama ini.

Kami sudah melaksanakan setahun lebih dengan berbagai cara untuk mendapatkan kompensasi debu dari seluruh perusahaan tambang dan transportir batu bara agar para pengusaha ini perduli dengan penderitaan warga selama ini. “Jelasnya

Sudah berbagai cara kami lakukan terhadap perusahaan batu bara agar memberikan solusi dan peduli terhadap warga yang terdampak.

Alhamdulillah tidak sia sia emak emak yang tergabung di PPL-MB berjuang akhir nya banyak perusahaan yang masih punya hati dalam memberikan kepedulian terhadap warga.tambah Herman (Sekjend PPL-MB).

Dengan petunjuk dari Bupati Lahat Pak Cik Ujang dan staf dinas bawahannya seperti Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas ESDM Provinsi yang diketahui oleh DPRD Provinsi Sumsel serta DPRD Lahat.

Akhirnya hampir seluruh nya perusahaan tersebut mempercayakan terhadap kami PPL-MB untuk mengatur serta penyaluran dana kompensasi debu terhadap warga yang terdampak. “Pungkas Herman.

Dengan adanya banyak bermunculan ormas baru yang ikut berperan aktif dalam memperjuang kan warga merapi yang terdampak debu. Itu sangat bagus kami sangat mendorongnya agar ormas tersebut bisa di akui oleh Perusahaan.

Sebab pemerintah hanya sebagai Fasilitas saja untuk memperjuangkan Kompensasi debu tersebut

Jika perusahaan batu bara di lahat masih percaya dengan PPL-MB akan Eksis menjalankan tugas yang di emban oleh kami.

Tapi kalau perusahaan batu bara beserta subkon nya tidak percaya lagi terhadap kami.

Kami akan logowo, itu tergantung perusahaan batu bara.kepada siapa yang mereka berikan tugas untuk penyaluran dana kompensasi untuk warga yang terdampak.

Sebab kita masih terikat dengan MOU atau kesepakatan kerja yang di saksikan oleh pihak pemerintah dan anggota DPRD lahat. “Tutur Herman.

(Desi/Hr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *