SERGAP.CO.ID
SUMBA BARAT, || Kepala kepolisian resort Polres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata,S.I.K.,MH pimpin upacara gelar pasukan operasi Zebra Turangga 2022 dilapangan Pasola polres Sumba Barat.
Upacara gelar pasukan operasi zebra Turangga 2022 itu dilaksanakan Senin,3 Oktober 2022 sekitar pukul 08.00 WITA dan dihadiri,Dandim 1613/SB yang diwakili pasipers,Wakapolres SB,Kadishub,PJU polres SB serta peserta upacara.
Upacara gelar pasukan Operasi Zebra Turangga 2022 dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia dengan tema Tertib Berlalulintas Guna Mewujudkan KamseltibCarlantas Yang Presisi Operasi Zebra Turangga 2022 tersebut berlangsung selama 14 hari ditingkat Polda dan polres,terhitung tanggal 3-16 Oktober 2022.
Kapolda NTT dalam amanatnya melalui Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata,S.I.K.,MH,Permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini telah berlangsung cepat dan dinamis,hal ini sebagai konsekwensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi.
Perkembangan transportasi,juga operasional ponsel angkutan publik sudah ada dalam genggaman.Cukup menggunakan Hanphone moderisasi dengan inovasi kerja polri khususnya Polantas.Sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari moderisasi transportasi tersebut.
Polisi harus terus loyalitas dan berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut presisi,produktif, respobilitas berkeadilan
Sesuai amanat UU no:22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan anggkutan jalan kita diharapkan yaitu” Mewujudkan dan memelihara keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran berlalulintas Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas Membangun budaya tertib lalu lintas
Meningkatkan pelayanan publik
Keempat hal tersebut tidak bisa ditangani sendiri oleh pelantas ada kerjasama kita semua.Salah satu fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan.Keselamatan berlalulintas memang sering diabaikan dapat ditunjukan pengguna lalulintas,kesadaran berlalulintas baik pejalan kaki,kendaraan bermotor maupun pejalan kaki lainnya yang masih rendah.
Jumlah kecelakaan lalu lintas di wilkum Polda NTT berdasarkan aplikasi yang di kelolah Ditlantas Polda NTT tahun 2021 sebanyak 1.191 kejadian,meninggal dunia 375 orang,luka berat 429 orang,luka ringan 1.408 orang di bandingkan tahun 2020 sebanyak 1.125,jumlah lakas sebesar 66 kejadian atau naik 6‰,jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2021,jumlah 11.316 pelanggaran dibandingkan 2020 sebanyak 37.154 pelanggaran,jadi penurunan sejumlah 25.838 pelanggaran atau menurun 69‰.Operasi Zebra Turangga 2022 merupakan operasi Harkantibmas dengan kegiatan Preventif,reventif,persuasif dan harmonis,meningkatkan disiplin dalam berlalulintas dan tetap patuhi Prokes.
Sasaran operasi Zebra Turangga 2022 ini meliputi segala potensi ambang gangguan nyata yang dapat menghambat Kamseltibcarlantas,operasi Zebra Turangga tahun ini dapat menekan jumlah lakalantas,jumlah kemacetan dan kepatuhan masyarakat terhadap Prokes.
Kepada Suluruh jajaran yang melaksanakan operasi Zebra Turangga 2022,lakukan deteksi dini,penyelidikan terhadap lokasi tempat rawan kemacetan,pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta wilayah covid-19.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan terhadap tempat Kamseltibcarlantas dan bahaya covid 19,sosialisasi pemasangan spanduk,bener,baliho,stiker serta melalui media elektronik,cetak dan media sosial.
Hindari tindakan yang dapat merusak citra polisi.melakukan operasi Zebra dengan baik,tanpa menimbulkan konflik dari masyarakat.
Kita wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap dan cegah covid 19 tingkatkan Prokes.Memanjatkan doa agar operasi Zebra Turangga 2022 dapat bermanfaat bagi masyarakat,”demikian amanat Kapolda NTT.
(Ms/Sergap)






