KUPANG, || Di tengah tantangan pekerjaan dan situasi pemerintahan yang tidak mudah, personel Polres Timor Tengah Utara (TTU) diingatkan untuk tetap bekerja dengan tulus, taat, dan tidak terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang mengangkat firman Tuhan dari Matius 20:11-16 tentang pekerja di kebun anggur.
Kapolres mengingatkan bahwa setiap personel merupakan pekerja yang ditempatkan dalam institusi kepolisian dengan tugas dan fungsi masing-masing. Karena itu, setiap anggota dituntut menjalankan tanggung jawab secara ikhlas dan tidak menjadikan jabatan maupun pencapaian orang lain sebagai ukuran pengabdian.
Menurutnya, setiap anggota harus bekerja dengan hati, menerima tanggung jawab yang dipercayakan, serta mengarahkan pikiran dan tindakan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita bekerja saja dengan hati, bekerja dengan baik. Tidak perlu saling membandingkan. Terima sesuai tugas dan peran kita masing-masing. Kita harus bersama masyarakat sesuai bidang dan fungsi masing-masing,” pesannya.
Ia menegaskan, pekerjaan tidak seharusnya menjadi beban ketika setiap personel memiliki kemauan untuk mencari solusi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres juga mengajak seluruh personel mendoakan negara dan para pemimpin agar diberikan hikmat serta bimbingan Tuhan dalam menjalankan pemerintahan dan membawa daerah ke arah yang lebih baik.
Menurutnya, situasi yang penuh tantangan harus dihadapi dengan sikap bijaksana, tanggung jawab, dan kontribusi nyata untuk menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah TTU.
“Kita tidak perlu berkomentar, tetapi cukup melakukan tugas kita dengan baik,” tegasnya.
Melalui Binrohtal tersebut, personel Polres TTU diharapkan semakin memperkuat integritas, menjaga kekompakan, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat daripada kepentingan pribadi.
Bagi Polri, pengabdian bukan tentang siapa yang lebih cepat mendapatkan jabatan, melainkan bagaimana setiap anggota menjalankan tugas dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Desy)






