KOTA KUPANG, || Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. (Cand.) Bobby Lianto, MM., MBA., menuntaskan roadshow pelantikan pengurus KADIN di tiga kabupaten di Pulau Sumba pada 21–23 Oktober 2026.
Konsolidasi ini diarahkan untuk memperkuat peran pengusaha daerah dalam membuka peluang investasi, mengembangkan UMKM, dan menggerakkan ekonomi lokal.
Roadshow tersebut mencakup Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Timur. Rangkaian kegiatan ini sekaligus melengkapi safari kepemimpinan Bobby Lianto ke berbagai wilayah NTT, mulai dari Flores, Alor, Lembata, Timor, Rote, Sabu, hingga Sumba.
Bagi KADIN NTT, pelantikan pengurus di tingkat kabupaten bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi. Lebih dari itu, kepengurusan baru diharapkan menjadi penghubung antara pelaku usaha, pemerintah, dan investor untuk menciptakan peluang ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Investasi NTT Capai Rp2,6 Triliun
Bobby menyampaikan, realisasi investasi NTT pada kuartal I dan II tahun 2026 mencapai Rp2,6 triliun. Lima daerah dengan nilai investasi tertinggi yang disebutkannya ialah Kabupaten Manggarai Barat, Kota Kupang, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Rote Ndao.
Menurut Bobby, capaian tersebut menjadi peluang bagi daerah untuk memperkuat daya tarik investasi sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal.
“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa NTT semakin dilirik dan dipercaya oleh para investor. KADIN di setiap kabupaten/kota harus terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mendorong UMKM lokal, dan membentangkan jalan bagi investasi baru demi mempercepat kebangkitan ekonomi NTT,” tegas Bobby.
Ia mendorong pengurus KADIN di seluruh kabupaten/kota agar tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga aktif mendampingi UMKM supaya mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan berkembang ke skala usaha yang lebih besar.
Tiga Kabupaten, Tiga Kepengurusan Baru
Rangkaian pelantikan dimulai di Kabupaten Sumba Barat Daya pada Rabu (21/10/2026). Bertempat di Hotel Sinar Tambolaka, Bobby melantik Roy Risaldi Eli sebagai Ketua KADIN Sumba Barat Daya, sementara Yosep Uma Kalada dipercaya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus Alphawan Rangga Kaka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh masyarakat setempat.
Pada Kamis (22/10/2026), agenda berlanjut di Kabupaten Sumba Barat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Alpha Omega GMIT, Waikabubak, Franky Tarawatu Susanto resmi dilantik sebagai Ketua KADIN Sumba Barat menggantikan Heri Susanto, yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan.
Wakil Bupati Sumba Barat dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa KADIN harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, puncak roadshow berlangsung di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (23/10/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Bobby kembali mempercayakan kepemimpinan KADIN Sumba Timur kepada Elvis Carvelo untuk periode kedua. Kegiatan itu disaksikan Wakil Bupati Sumba Timur Jonathan Hani, jajaran Forkopimda, pimpinan perbankan, dan instansi terkait.
–Tinjau Dapur MBG dan Temui Pengusaha Muda
Di sela-sela agenda pelantikan di Waikabubak, Bobby menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang dibangun oleh tim KADIN NTT.
Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain Wonokaka, Lolowano, dan Bondo Tera. Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian KADIN terhadap pelaksanaan program yang menyentuh masyarakat di wilayah terpencil.
Pada malam harinya, Bobby menghadiri Chapter Meeting Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) bersama para pengusaha muda di Waikabubak.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring bisnis, berbagi motivasi kewirausahaan, dan mendorong generasi muda agar berani mengembangkan usaha.
Perkuat Kolaborasi, Buka Peluang Ekonomi
Bobby menilai, potensi ekonomi NTT perlu didukung kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM.
Selain mendorong peningkatan investasi, KADIN NTT juga mengawal pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) sebagai salah satu upaya memperluas peluang perdagangan dan kegiatan ekonomi daerah.
Menurutnya, potensi investasi harus diikuti dengan kesiapan pelaku usaha lokal agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, pengurus KADIN di daerah diharapkan mampu mengidentifikasi potensi unggulan, membangun kemitraan usaha, serta membantu UMKM memperluas akses pasar.
Tuntasnya roadshow di tiga kabupaten di Pulau Sumba menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kerja KADIN NTT ke berbagai wilayah provinsi tersebut.
Selanjutnya, Bobby dijadwalkan kembali ke Kota Kupang pada Sabtu (24/10/2026) untuk menghadiri peluncuran buku Abraham Liyanto, Ketua Dewan Kehormatan KADIN NTT.
Konsolidasi organisasi di seluruh wilayah NTT kini diharapkan berlanjut pada langkah konkret untuk memperluas investasi, memperkuat UMKM, menciptakan peluang kerja, dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke daerah.
Bagi KADIN NTT, tantangan sesungguhnya bukan hanya memperkuat kepengurusan, melainkan memastikan potensi investasi berubah menjadi peluang usaha dan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.
(Desy*)






