KAB. SUKABUMI, || Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Lembursitu tahun 2026 digelar di SD Negeri Nangerang dengan melibatkan sekolah dasar negeri dan swasta se-Kecamatan Lembursitu. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan bahasa ibu sekaligus membina karakter dan meningkatkan daya saing peserta didik. Rabu, (21/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, bersama jajaran kepala sekolah, guru, panitia, serta yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Lembursitu Saat di wawancarai Yudi menyampaikan, apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat kecamatan Lembursitu dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan, peserta terbaik yang meraih juara pertama nantinya akan dikirim untuk mengikuti perlombaan ke tingkat kota yang dijadwalkan berlangsung di SMP Negeri 3 pada 4–5 November 2026.”ucap yudi.
Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dadi Rulanto, S.Pd. mengapresiasi peran kepala sekolah dan para guru dalam mendukung kegiatan yang dinilai positif bagi perkembangan peserta didik.
Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, tetapi juga melatih mental kompetitif, membangun kepercayaan diri, serta mendorong siswa agar berani menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“ Kegiatan-kegiatan positif seperti ini diharapkan terus dilaksanakan karena dapat memupuk dan membina jiwa kompetitif siswa. Anak-anak perlu dibina agar memiliki semangat untuk berprestasi dan mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, prestasi siswa maupun guru merupakan salah satu aspek yang dapat mencerminkan kualitas satuan pendidikan. Karena itu, sekolah diharapkan terus mendorong lahirnya berbagai prestasi melalui kegiatan pembinaan dan kompetisi.
Dalam kesempatan tersebut, Dadi Rulanto juga menjelaskan, dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan program revitalisasi didasarkan pada data pokok pendidikan (Dapodik) serta mekanisme penilaian dan penetapan dari pemerintah pusat. Sementara itu, dukungan perangkat pembelajaran digital diharapkan dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan penting agar peserta didik mampu mengikuti perkembangan zaman. Penggunaan perangkat digital dan alat peraga juga dapat mendorong kreativitas guru serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan tidak monoton.
Lebih lanjut, ia berharap Kecamatan Lembursitu terus mempertahankan tradisi prestasi dan meningkatkan capaian pada berbagai ajang kompetisi, termasuk hingga tingkat provinsi.
“Kami berharap Kecamatan Lembursitu tidak pernah luput dari prestasi. Tahun sebelumnya sudah ada perwakilan yang melaju ke tingkat provinsi. Ke depan, kami mendorong agar lebih banyak siswa yang dapat mewakili daerah dan meraih prestasi di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu 2026, diharapkan tumbuh generasi muda yang mencintai bahasa dan budaya daerah, memiliki karakter yang kuat, serta mampu berkompetisi dan mengharumkan nama kota sukabumi melalui prestasi di bidang pendidikan,”pungkasnya.
(Neng Nur)






