Mbah Dragon Bagikan 12 Trik Gospel Magic Gratis, Guru Sekolah Minggu di Jepara Antusias

SERGAP.CO.ID

JEPARA, ||  Kreativitas dalam pelayanan anak menjadi fokus lawatan Herry Budijanto Dragono atau yang akrab disapa Mbah Dragon di Jepara, Jawa Tengah. Melalui pelatihan Gospel Magic, ia memperkenalkan 12 trik sulap bermuatan pesan Alkitab sekaligus membagikan alat peraga secara gratis kepada guru Sekolah Minggu dari tiga gereja.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Gereja Bethel Tabernakel Allah Itu Kasih (GBT Alika), Minggu (11/10/2026), menjadi penutup rangkaian pelayanan Mbah Dragon selama empat hari di Jepara.

Sebanyak sembilan peserta dari GBT Alika, Gereja Injili Tanah Jawa (GITJ) Margokerto, dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) mengikuti pelatihan tersebut.

Melalui Gospel Magic, Mbah Dragon mengajak para guru memanfaatkan peragaan sulap sebagai media untuk menyampaikan Firman Tuhan dengan cara yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami anak-anak.

Salah satu materi yang diperkenalkan ialah CHRIST BOX, alat peraga yang menggambarkan pesan pemulihan dan kelegaan melalui firman Tuhan dalam Matius 11:28.

Dalam peragaan itu, kartu sepuluh hati yang telah dirobek menjadi beberapa bagian dimasukkan ke dalam sebuah kotak. Ketika dibuka kembali, kartu tersebut terlihat utuh. Ilustrasi ini digunakan untuk menyampaikan pesan bahwa Tuhan memberikan kelegaan dan pemulihan kepada mereka yang datang kepada-Nya.

Tak hanya mengajarkan teknik peragaan, Mbah Dragon juga membekali peserta dengan alat peraga agar dapat langsung digunakan dalam pelayanan di gereja masing-masing.

Sebanyak 12 trik yang diajarkan memuat beragam pesan Alkitab, mulai dari kisah penciptaan, turunnya Roh Kudus, buah-buah Roh, hingga kenaikan Yesus Kristus ke surga.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan.

Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB itu bahkan berlangsung hingga pukul 16.45 WIB, lebih lama dari perkiraan semula.

Salah satu materi yang menarik perhatian peserta ialah Gospel Magic Book, yang dinilai dapat dikembangkan menjadi media kreatif untuk membantu anak-anak memahami cerita Alkitab.

Pada bagian akhir, Mbah Dragon memperagakan trik tali yang dipotong lalu tersambung kembali. Peragaan tersebut menggambarkan pemulihan hubungan manusia dengan Allah melalui pengorbanan Yesus Kristus.

Pesan itu diperkuat dengan Yohanes 14:6, yang menegaskan Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup.Bagi peserta, pelatihan ini bukan sekadar belajar sulap, melainkan memperoleh alternatif metode pengajaran yang dapat diterapkan untuk memperkaya pelayanan Sekolah Minggu.

Pendeta Eden mengaku terberkati dengan kehadiran Mbah Dragon dan keterampilan Gospel Magic yang dibagikan kepada para guru.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Pendeta Eden, dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan sebagai ungkapan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan.

Melalui pelatihan ini, Mbah Dragon berharap para guru dapat mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif sehingga anak-anak semakin tertarik mengenal kisah Alkitab dan memahami nilai-nilai iman Kristen.

Lawatan di Jepara pun berakhir dengan harapan agar ilmu dan alat peraga yang dibagikan terus menjadi berkat bagi gereja-gereja dan generasi muda yang dilayani. Mbah Dragon Menjelajah, Melayani, dan Menginspirasi melalui Gospel Magic.

(Desy*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *