TAMBOLAKA SBD NTT,||Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., turun tangan langsung mendatangi warga yang terdampak gempa bumi di dua wilayah kecamatan di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (4/10/2026). Langkah cepat ini dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat serta memantau tingkat kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga pasca gempa tektonik yang mengguncang daerah tersebut.
Berdasarkan data, gempa bumi tersebut terjadi pada hari Minggu, 4 Oktober 2026, tepatnya pukul 06.55 WITA dengan pusat kejadian berada di wilayah Kodi. Berdasarkan pemantauan data di lapangan hingga pukul 18.00 WITA, gempa bumi ini telah menyebabkan sejumlah bangunan dan rumah warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan serta menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan peninjauan lapangan ini, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla turut didampingi oleh Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana, Kepala Dinas Koperasi, dan Kepala Dinas Perumahan. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dan didampingi langsung oleh Camat Kodi, Camat Kodi Bangedo, Kapolsek Kodi, serta Kapolsek Kodi Bangedo yang bersinergi memantau situasi keamanan dan kondisi warga.
Di sela-sela peninjauan, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menyapa langsung para warga terdampak, mendengarkan keluh kesah mereka, serta memastikan bahwa jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Kehadiran Bupati bersama para kepala dinas dan unsur kepolisian ini sekaligus untuk memberikan dukungan moral dan penguatan kepada masyarakat agar tetap tenang namun waspada menghadapi potensi gempa susulan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui instansi terkait saat ini terus mengoptimalkan pendataan dan koordinasi di lapangan guna memastikan keselamatan warga serta penanganan dampak kerusakan dapat segera disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Berikut adalah rincian data jumlah warga yang terdampak serta rekapitulasi kerusakan akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Sumba Barat Daya berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) per pukul 18.00 WITA:
Rekapitulasi Dampak Terhadap Penduduk & Korban
• Korban Jiwa: Nihil
• Luka-Luka: 1 orang (Odoridus J. Kaka, 26 tahun, asal Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi) mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan saat ini tengah menjalani rawat jalan.
Rekapitulasi Kerusakan Rumah Warga (Total: 56 Data Terdata)
Berdasarkan tingkat kerusakan bangunan rumah penduduk:
• Rusak Berat (RB): 1 buah
• Rusak Sedang (RS): 6 buah
• Rusak Ringan (RR): 33 buah
(Catatan: Sebagian besar laporan mencakup kerusakan struktural seperti tembok retak, gewel/atap runtuh, serta kerusakan pada bagian teras dan slop bangunan di berbagai kecamatan seperti Kodi, Kodi Bangedo, Kodi Utara, Kodi Balaghar, Wewewa Selatan, dan Kota Tambolaka).
Rekapitulasi Kerusakan Fasilitas Umum (Total: 13 Lokasi Terdata)
• Rusak Berat (RB): 12 buah
• Rusak Sedang (RS): 1 buah
• Rusak Ringan (RR): Nihil
(Fasilitas yang terdampak meliputi fasilitas ibadah seperti gereja, fasilitas pendidikan seperti sekolah dasar, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan Pustu, kantor jaga PLN, serta balai desa/KB).”,humas protokol SBD”
(Ms)






