Teknik Sipil Unsil Laksanakan Uji Sondir, Persiapan Pembangunan Masjid IKM Tasikmalaya Masuk Tahap Teknis

SERGAP.CO.ID

TASIKMALAYA, || Persiapan pembangunan Masjid Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT) di Kp. Madewangi, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, terus memasuki tahapan teknis.

Bacaan Lainnya

Tim Teknik Sipil Universitas Siliwangi (Unsil) melaksanakan pengujian penetrasi lapangan menggunakan alat sondir untuk mengetahui kondisi serta daya dukung tanah di lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan masjid, Sabtu (3/10/2026).

Pengujian tersebut menjadi bagian dari kajian teknis yang diperlukan sebagai salah satu dasar dalam menentukan perencanaan struktur dan fondasi bangunan.

Ketua IKMT Syahrial Koto bersama Sekretaris IKMT Hendrizal turut hadir dan menyaksikan langsung pelaksanaan pengujian di lokasi.

Syahrial Koto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Teknik Sipil Unsil yang turut mendukung proses persiapan pembangunan Masjid IKMT. Menurutnya, setiap tahapan perlu dilaksanakan secara terencana agar pembangunan nantinya memiliki dasar teknis dan administrasi yang jelas.

 

“Kami dari pengurus IKMT mengucapkan terima kasih kepada Teknik Sipil Unsil yang telah berperan aktif dalam proses pembangunan Masjid IKMT. Semua tahapan harus kita lakukan dengan baik dan sesuai ketentuan, sehingga pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Syahrial.

Ia mengatakan, IKMT juga tengah mempersiapkan agenda seremonial peletakan batu pertama pembangunan masjid. Namun, sebelum agenda tersebut dilaksanakan, masih terdapat sejumlah tahapan yang perlu diselesaikan, terutama berkaitan dengan perizinan dan kajian teknis.

“Untuk menuju peletakan batu pertama, tentu ada tahapan yang harus kita lalui, baik perizinan maupun kajian teknis dari Teknik Sipil. Kita ingin pembangunan masjid ini dilaksanakan secara terencana, sesuai standar teknis dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dari sisi teknis, Ir. Hendra, ST., salah seorang tim dosen Fakultas Teknik Unsil, menjelaskan bahwa kondisi dan parameter tanah merupakan bagian penting dalam perencanaan struktur fondasi suatu bangunan.

Menurutnya, dalam desain struktur fondasi, analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi membutuhkan parameter tanah, baik berdasarkan tegangan total maupun tegangan efektif. Salah satu cara memperoleh parameter perlawanan penetrasi tanah adalah melalui pengujian lapangan menggunakan alat sondir.

“Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir,” kata Hendra.

Ia menjelaskan, pengujian sondir mengacu pada SNI 03-2827-1992, yang mengatur tata cara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir, baik menggunakan alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik atau hidraulik.

Peralatan pengujian antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik serta perlengkapan pendukung lainnya.

Hendra menambahkan, pengujian tersebut diperlukan untuk memperoleh parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan. Data itu selanjutnya dapat digunakan untuk membantu interpretasi perlapisan tanah dan menjadi bagian dari proses desain fondasi bangunan.

Parameter yang diperoleh melalui pengujian antara lain perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), serta geseran total tanah (Tf).

“Parameter tersebut dapat digunakan untuk interpretasi perlapisan tanah yang merupakan bagian dari desain fondasi,” jelasnya.

Dengan demikian, hasil uji sondir di lokasi pembangunan Masjid IKMT diharapkan menjadi salah satu data teknis dalam penyusunan perencanaan fondasi. Tahapan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan dilakukan berdasarkan kondisi lapangan, bukan hanya berdasarkan perencanaan secara administratif.

Bagi keluarga besar Minang di Tasikmalaya, keberadaan Masjid IKMT diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan serta memperkuat kontribusi masyarakat Minang bagi lingkungan dan masyarakat Kota Tasikmalaya.

Pelaksanaan uji sondir menjadi salah satu tanda bahwa persiapan pembangunan mulai memasuki tahapan yang lebih konkret. Selanjutnya, proses akan berlanjut pada penyelesaian kajian teknis, perizinan, serta tahapan lain sebelum pembangunan fisik dan peletakan batu pertama dilaksanakan.

(Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *