SERGAP.CO.ID
SITUBONDO, || Sebanyak 645 calon Tamtama Infanteri TNI AD mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya, Situbondo, Selasa (29/9/2026).
Pembukaan pendidikan tersebut menjadi momentum penting dalam proses pembentukan prajurit TNI AD. Namun, di balik seremoni dan pesan tentang disiplin serta ketangguhan, kualitas pendidikan juga menjadi sorotan penting. Sebab, keberhasilan Dikmata tidak semata diukur dari kerasnya latihan, tetapi juga dari sejauh mana proses pendidikan mampu membentuk prajurit yang profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Upacara pembukaan dipimpin Kolonel Inf Sigit Dwi Cahyono, S.Sos., M.I.P., M.Han., selaku Kabaglat Rindam V/Brawijaya.
Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan Inspektur Upacara, para siswa diminta menjalani seluruh rangkaian pendidikan dengan penuh keikhlasan, kesungguhan, disiplin dan tanggung jawab.
Pangdam juga menekankan pendidikan sebagai sarana membentuk karakter, meningkatkan kompetensi serta menanamkan nilai-nilai kejuangan. Para calon Tamtama diharapkan nantinya menjadi prajurit Infanteri yang tangguh, profesional, memiliki disiplin tinggi, loyalitas kuat dan dicintai rakyat.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan para Gumil dan pelatih pada posisi strategis. Mereka dipercayakan membentuk calon prajurit melalui proses pendidikan yang harus dilaksanakan secara baik, benar, bertanggung jawab, serta mengedepankan dedikasi, keteladanan dan profesionalisme.
Di sisi lain, tuntutan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap proses pendidikan tidak boleh berhenti pada keberhasilan membuka dan menutup tahapan pendidikan. Kualitas materi latihan, metode pembinaan, kedisiplinan, keselamatan peserta didik, hingga keteladanan para pelatih menjadi bagian yang relevan untuk memastikan tujuan pendidikan benar-benar tercapai.
Dengan demikian, slogan tentang prajurit tangguh dan profesional perlu dibuktikan melalui proses pendidikan yang terukur, transparan dalam koridor kewenangan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dikmata Gelombang III TA 2026 diikuti 645 peserta didik. Mereka kini memasuki tahapan pembentukan dasar sebagai calon Tamtama Infanteri TNI AD, dengan tuntutan untuk mengikuti seluruh proses pendidikan secara disiplin dan sungguh-sungguh.
(Ms)






