Khitanan Massal Pemkot Kupang Gaet 100 Peserta, Wawali Tekankan Pentingnya Kesehatan

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Sebanyak 100 peserta dari 20 masjid di Kota Kupang mengikuti Khitanan Massal Lingkup Pemerintah Kota Kupang Tahun 2026 yang berlangsung di Masjid Al-Mutazam Namosain, Senin (30/8).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang telah menjadi program rutin sejak tahun 1997 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc. Peserta yang mengikuti khitanan massal berusia antara 2 hingga 22 tahun. Kehadiran peserta dari berbagai kelompok usia menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan yang terus terjaga di Kota Kupang. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena Francis menegaskan bahwa pembangunan manusia merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Kupang.

Menurutnya, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat harus terus menjadi perhatian bersama. “Bagi Pemerintah Kota Kupang, pembangunan yang paling penting adalah pembangunan manusia. Karena itu, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama yang terus kita jaga bersama,” ujarnya

Ia menjelaskan, khitanan massal bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab

Selain memberikan manfaat kesehatan, khitan juga memiliki nilai keagamaan dan pembentukan karakter. Serena turut mengapresiasi peserta dewasa yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, hal itu menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Pelaksanaan khitanan massal yang bertepatan dengan masa libur sekolah, lanjutnya, dilakukan agar peserta memiliki waktu pemulihan yang cukup tanpa mengganggu kegiatan belajar.

Seluruh proses khitan ditangani oleh tenaga medis profesional sehingga keamanan dan kualitas pelayanan tetap terjamin. Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang selaku penyelenggara, tim medis, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk Imam dan Pengurus Masjid Al-Mutazam Namosain yang menyediakan lokasi pelaksanaan.

Program yang telah berlangsung hampir tiga dekade ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan.

(Dessy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *