KAB. TASIKMALAYA, || Program revitalisasi sarana pendidikan di TK Islam Al Hikmah, Desa Jatijaya, Kecamatan Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat melalui program Kementerian Pendidikan.
Program tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan, sehingga dapat menunjang kenyamanan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar serta mendukung tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan pendidikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (28/9/2026), proses pembangunan atau revitalisasi di TK Islam Al Hikmah disebut telah berjalan sekitar 60 persen. Pelaksanaan pekerjaan mengacu pada perencanaan dan petunjuk teknis yang menjadi dasar pelaksanaan program.
Kegiatan revitalisasi tersebut dilaksanakan oleh pihak pelaksana yang disebut P2SP, dengan melibatkan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat. Namun, rincian nilai anggaran, sumber dokumen penganggaran, serta tahapan pencairan belum dijelaskan secara rinci dalam informasi yang diperoleh.
Pantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial media terhadap pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, media melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi pekerjaan sekaligus meminta keterangan kepada pihak terkait untuk memperoleh informasi dari berbagai sisi.
Ketua Yayasan TK Islam Al Hikmah, Ruswandi, menyampaikan bahwa dukungan anggaran pemerintah untuk pembangunan sarana pendidikan sangat membantu pihak sekolah dan yayasan.
Menurut Ruswandi, pembangunan sarana pendidikan memiliki arti penting dalam menunjang proses belajar mengajar serta memberikan lingkungan yang lebih baik bagi siswa.
“Dengan adanya anggaran dari kementerian untuk pembangunan sarana, ini benar-benar sangat membantu kegiatan belajar mengajar dalam mendukung generasi penerus, khususnya dalam bidang pendidikan,” ujar Ruswandi.
Ia berharap pembangunan sarana pendidikan tersebut dapat memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.
Program revitalisasi sarana pendidikan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan terciptanya lingkungan belajar yang aman, layak dan mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini.
Karena itu, pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian penting yang perlu dipantau agar penggunaan anggaran dan hasil pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta ketentuan teknis yang berlaku.
Di sisi lain, informasi mengenai nilai anggaran, volume pekerjaan, sumber anggaran secara spesifik, serta dokumen perencanaan perlu dibuka secara jelas oleh pihak pelaksana maupun instansi terkait. Keterbukaan tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program pemerintah memberikan manfaat bagi satuan pendidikan penerima bantuan.
Hingga tahap pemantauan dilakukan, progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 60 persen. Tahapan berikutnya diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal, spesifikasi teknis dan petunjuk pelaksanaan program.
Pemantauan dari masyarakat dan media juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memastikan program revitalisasi benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan tidak menyimpang dari tujuan awal program.
Dengan adanya dukungan anggaran pemerintah, TK Islam Al Hikmah diharapkan memiliki sarana pendidikan yang semakin memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan menunjang perkembangan peserta didik.
(UB)






